Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Jangan Bersedih Anak-ku, Allah Bersama Kita

Jangan Bersedih Anak-ku, Allah Bersama Kita

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

jangan-bersedih-allah-bersama-kitadakwatuna.com – Seperti biasa rumah sederhana itu selalu dihiasi dengan canda dan tawa para penghuninya. Seperti hari ini, memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan kegembiraan nampak jelas didalam keluarga sederhana ini.

Bukan karena hidangan berbuka yang istimewa atau persiapan lebaran yang sudah tersedia, namun saat-saat kebersamaan lah yang kerap menghiasi keluarga sederhana ini.

Seperti siang ini, Pak Rahmat dan Istrinya nampak asyik bercengkrama dengan ke-5 buah hati mereka yang sudah mulai tumbuh dewasa. Kebetulan hari ini mereka baru saja menerima Rizki Allah dari seorang sahabat yang datang bersama istri dan anaknya. “Untuk teteh (kakak-red) beli gamis (baju muslim-red) lebaran” tutur sang sahabat.

Bahagia dan tak putus-putus rasa syukur Pak Rahmat dan keluarga menerima rizki ini, disaat kedua anaknya yang sudah beranjak dewasa memang belum memiliki gamis, Allah mengirimkan rizki dari arah yang tidak diduga-duga.

Maklum saja, bagi keluarga pak Rahmat memiliki baju baru bukan hal yang mudah seperti kebanyakan orang. Orang lain bisa membeli baju baru kapan saja, tapi bagi mereka bisa beli baju baru setahun sekali saja sudah sangat di syukuri.

Di suatu siang, putri ke-2 pak Rahmat pulang sekolah membawa cerita yang membuat keluarga ini pilu dan sedih tak terkira.

“Bu, kasihan deh teman sekolah ku.. tadi dia gak boleh masuk sekolah karena gak bisa bayar daftar ulang, mamanya Cuma punya uang untuk bayar SPP yang sudah menunggak 6 bulan“.

“Ya Allah, kasihan sekali anak itu.. bagai mana kalau hal ini terjadi pada anak kita, pasti sedih sekali dia” gumam bu Rahmat di dalam hati.

Tanpa fikir panjang, muncul ide dari bu Rahmat untuk membantu melunasi uang daftar ulang teman putri ke-2 mereka. Setelah berdiskusi dengan pak Rahmat, niat inipun mereka sampaikan kepada ke dua putri mereka.

“Nak, uang untuk membeli gamis kamu dan teteh kita kasih ke teman kamu ya? Kasihan dia kalau sampai gak bisa sekolah” ucap bu Rahmat kepada kedua anak gadisnya.

“Insya Allah, untuk baju lebaran kamu.. Allah akan menggantinya dengan berlipat ganda.. apa lagi ini di bulan Ramadhan.. bulan penuh berkah” lanjut bu Rahmat.

Alhamdulillah, ke dua putri mereka setuju dengan niat baik ini. Segera saja bu Rahmat bergegas mengantarkan uang tarsebut ke rumah teman putri mereka yang kebetulan tinggal tidak jauh dari rumah keluarga Pak Rahmat.

Subhanallah, dengan berlinang air mata orang tua dan teman putri mereka menerima rizki yang tidak mereka sangka-sangka. Dengan diiringi do’a dan tatapan bahagia keluarga tersebut, bu Rahmat kembali kerumah dengan rasa bahagia yang tak terkira.

“Ya Allah, semoga apa yang kami lakukan hari ini menjadi amal ibadah kami di sisi-Mu… jangan besedih anakku, Allah bersama kita”.  (sbb/dkw)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Anak betawi yang senang berkelana dalam rangka mencari Ridho Allah
  • moh.muslih

    Fotonya menggambarkan Dajjal. si mata satu

Lihat Juga

Muhasabah Ramadhan