Home / Berita / Opini / Bencana Kemanusiaan Di Gaza Menjulang Di Tengah Cengkeraman Krisis Bahan Bakar Minyak

Bencana Kemanusiaan Di Gaza Menjulang Di Tengah Cengkeraman Krisis Bahan Bakar Minyak

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Oleh: Rana Setiawan (Abu Abdurrahman)

gazadakwatuna.com – Selama lebih dari enam tahun berturut-turut, Jalur Gaza berada dalam mimpi buruk akibat blokade Israel berkelanjutan yang menguras kelangsungan hidup sekitar 1,7 juta penduduk Gaza.

Setelah Hamas memenangkan pemilu pada 2006, sejak Juni 2007, Israel telah memperketat blokade jalur darat dan laut untuk mengisolasi Jalur Gaza dari akses keluar masuk menuju Tepi Barat, termasuk kota Al-Quds di mana Masjid Al-Aqsha berada, dan negara-negara lain di seluruh dunia.

Krisis di Gaza meningkat terutama pada penutupan satu-satunya penyeberangan komersial menghubungkan arus barang dari Tepi Barat yang dikontrol penuh Israel di sebelah selatan Jalur Gaza, Perbatasan Karem Abu Salem.

Sementara perbatasan Rafah adalah satu-satunya pintu penyeberangan melalui darat yang tidak dikontrol oleh Israel. Melalui pintu perbatasan inilah warga Gaza dapat terhubung dengan dunia luar. Namun, perbatasan Rafah hanya menjadi jalur perlintasan orang untuk keluar masuk Gaza-Mesir.

Rakyat Palestina di Jalur Gaza terpaksa menggunakan terowongan sebagai satu-satunya urat nadi untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka akibat blokade Israel tersebut.

Bencana kemanusiaan semakin jelas menjulang setelah militer Mesir menghancurkan atau menutup ratusan terowongan bawah tanah yang berbatasan langsung dengan Gaza.

Pertanyaan yang kini menghantui warga Gaza adalah apakah kerusuhan politik Mesir akan terus mempengaruhi akses untuk memperoleh kebutuhan pokok hidup mereka, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM), yang kini tidak lagi bisa mencapai terowongan Gaza? (sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General

Organization