Home / Berita / Internasional / Afrika / Pers Mesir Mundur 60 Tahun

Pers Mesir Mundur 60 Tahun

quthbdakwatuna.com – Mesir.  Kebebasan pers di Mesir semakin terancam dengan tindakan pemerintahan hasil kudeta yang menutup beberapa stasiun televisi. Hal tersebut disampaikan oleh Quthb Al-Arabi, asisten Sekjend Dewan Tinggi Pers.

Quthb Al-Arabi menekankan bahwa kebebasan pers di Mesir telah mundur 60 tahun. Ini karena tindakan As-Sisi yang menutup 7 stasiun televisi, dan membungkam para jurnalis.

Apa yang dilakukan pemerintah hasil kudeta  ini sangat berbeda dengan yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Mursi. Tidak ada satu pun stasiun televisi yang ditutup oleh Presiden Mursi, walaupun stasiun-stasiun tersebut telah menjadi ajang provokasi untuk menentang pemerintah yang sah.

Bahkan Presiden Mursi tidak melaporkan ke polisi oknum-oknum yang sebenarnya bisa dijerat hukum karena kasus provokasi. (msa/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Jurnalis: Ikhwanul Muslimin Pasti Akan Dituduh Membunuh, Walaupun Mosad Sudah Mengakuinya