Home / Berita / Internasional / Afrika / Wakil Ketua Dakwah Salafiah: Kita Harus Membela yang Benar, Senjata Kita Puasa dan Doa

Wakil Ketua Dakwah Salafiah: Kita Harus Membela yang Benar, Senjata Kita Puasa dan Doa

syeikh sa'iddakwatuna.com – Kairo.  Syeikh Sa’id Abdul Adhim, wakil ketua Dakwah Salafiah menekankan, Presiden Mursi adalah presiden Mesir yang sah. Kita tidak mungkin bersikap netral terhadap pemerintahan sah dan pengkhianat negara.

Hal itu disampaikan dari atas panggung demonstrasi di Rab’a Adawiyah, Jumat 19 Juli Sore. Sehingga semakin banyak lembaga atau yang mewakili lembaga memberikan dukungan kepada Presiden Mursi.

Beliau menambahkan, kita harus menunjukkan sikap kita, membela yang benar. Senjata yang kita gunakan untuk menghadapi media yang menyesatkan adalah puasa dan doa-doa kita.

Selain itu, beliau menekankan, kudeta atas Presiden Mursi adalah konspirasi yang sudah direncanakan. Ada komunikasi dengan Yahudi. Tujuannya adalah menggagalkan Presiden Mursi yang merupakan pengalaman pertama gerakan Islam memimpin.

Tidak benar, militer hanya menuruti gelombang demonstran yang katanya berjumlah 30 juta orang. Kalau benar jumlah itu, di manakah mereka sekarang? Kenapa tidak kita lihat lagi? Kita menghormati militer, tapi tidak menghormati pengkhianat (msa/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Rudyno Nasrial

    Ini baru salafi yang fair dalam bersikap….menggunakan dalil proporsional mana yg sesuai aturan mana yg engga…jangan karena bkn kelompoknya meski pun benar tetap disalah2in…jgn pula menggunakan dalil atau diam karena takut pada yg kuat (militer)

Lihat Juga

Aksi bakar diri akibat frustasi hadapi hidup semakin sulit. (al-marsd.com)

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri

Organization