Home / Berita / Nasional / Menu Gerobak Ta’jil PKPU Banyak Diminati Masyarakat.

Menu Gerobak Ta’jil PKPU Banyak Diminati Masyarakat.

IMG_6142IMG_6147IMG_6148

dakwatuna.com – Jakarta.  Berjualan makanan ta’jil seperti gorengan, bubur sumsum, dan kolak sudah dijalani oleh Ibu Yana selama 5 tahun. Namun untuk Ramadhan sekarang, Ibu yang tinggal di daerah condet ini merasa beruntung karena ia mendapatkan program Gerobak Ta’jil dari PKPU.

Bulan Ramadhan seperti biasanya aktivitas ekonomi masyarakat meningkat seiring dengan maraknya jual beli berbagai macam kebutuhan. Di bulan ini, masyarakat akan disuguhi oleh jajanan dan makanan khas yang disajikan di pinggir jalan atau di pasar-pasar dadakan yang hanya muncul di bulan-bulan tersebut. Nilai ekonomi dari pasar kaget tersebut sangat besar dan dapat membantu dalam meningkatkan penghasilan masyarakat khususnya para dhuafa.

Pada Ramadhan tahun ini PKPU meluncurkan program Gerobak Ta’jil untuk para dhuafa. Program ini memberikan peluang kepada mustahiq dan dhuafa untuk meningkatkan pendapatannya. Mereka selama bulan Ramadhan ini berjualan menu berbuka puasa dengan menggunakan Gerobak Ta’jil.

Koordinator Bidang Ekonomi PKPU Nurzaman mengatakan program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi para kaum dhuafa dengan cara meminjamkan mereka gerobak sebagai modal berdagang.

“Sampai saat ini sudah 22 gerobak ta’jil yang sudah kami distribusikan. Selain meminjamkan gerobak, kita juga memberikan pinjaman modal bergulir antara Rp. 500.000 sampai Rp. 1.500.000. Modal tersebut akan mereka kembalikan dengan cara mencicil. Kami juga memberikan dukungan dalam hal pelatihan singkat membuat masakan menu berbuka “ ujarnya .

Sebagai salah satu penerima manfaat dari program tersebut, Ibu Yana mampu meningkatkan omset dagangannya hingga jutaan rupiah

“Alhamdulillah penghasilannya  sedikit naik, sudah dari awal puasa saya berjualan. Keuntungan per harinya mencapai 1,6 juta rupiah. Mendapatkan modal usaha dari PKPU 500 ribu dan pada akhir Ramadhan modal tersebut harus dikembalikan ke PKPU. Per harinya ibu Yana mencicil 25 ribu ke PKPU, dimana 20 ribu untuk cicilan dan 5 ribu dia sisakan untuk Infak.” tuturnya.

Ibu Yana juga mengatakan dengan adanya gerobak takjil sudah sangat membantu sekali, banyak di antara para pembeli yang mengatakan lebih bersih, nyaman, dan bebas dari debu, sehingga mereka mau membeli di gerobak nya.(er/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor