Home / Berita / Internasional / Afrika / Ketahuan… As-Sisi Rekayasa Video dengan Militer

Ketahuan… As-Sisi Rekayasa Video dengan Militer

rekayasadakwatuna.com Para aktivis sosial media mengungkap satu lagi kebohongan As-Sisi. Senin, 14 Juli yang lalu militer mempublikasikan video yang menayangkan As-Sisi tengah berpidato di depan ribuan militer. Publikasi video ini dilakukan untuk menunjukkan kepada rakyat Mesir bahwa militer masih solid. Terbukti pidato As-Sisi dihadiri oleh ribuan militer yang mengikuti mendengarkannya penuh antusias.

Namun ternyata video tersebut hanyalah rekayasa belaka. Hal ini berhasil diungkap oleh para aktivis di media sosial. Mulanya, As-Sisi ditampilkan sedang berpidato, kemudian ditampilkan para hadirin sedang duduk menyimak.

Demikian, hingga pada menit ke 2:30 ditampilkan para hadirin sedang berdiri, pada tidak ada hal yang menjadi alasan mereka berdiri. Seperti tepuk tangan, terbawa semangat pidato, atau yang lainnya. Saat itu, pencahayaan ruangan pun berubah. Inilah yang membuat para aktivis media mulai curiga. Sehingga akhirnya berkesimpulan bahwa video tersebut hanyalah rekayasa belaka.

Setelah menyebar berita tentang rekayasa video tersebut, akhirnya pihak militer melalui juru bicaranya mengakui bahwa video tersebut memang menayangkan event-event militer sebelumnya. Tapi tidak bertujuan memanipulasi. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (31 votes, average: 9,55 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Orang seperti As-Sisi,membunuh saja dilakukan apalagi bohong,sudah jadi makanan tiap detik.sebentar lagi Model orang kayak gini akan binasa……..

  • Helmi

    As Sisi Laknatullah alaih..

Lihat Juga

Korban tewas selama revolusi Suriah berlangsung. (Islammemo.cc)

Sepanjang Revolusi Suriah Berlangsung, 290.000 Orang Tewas, Diantaranya 85.000 Sipil

Organization