Home / Berita / Internasional / Afrika / TIME: Kaum Demokrat Terburuk vs Demonstran Terbaik

TIME: Kaum Demokrat Terburuk vs Demonstran Terbaik

timedakwatuna.com – Amerika. Dalam edisi terbarunya, majalah Times menyebutkan bahwa apa yang terjadi di Mesir adalah sebuah kudeta, semua syarat kudeta terdapat dalam tindakan militer tersebut.

Menurutnya, saat ini Mesir sedang mengalami demokrasi yang paling buruk di dunia. Bahkan kudeta Mesir dijadikan sebagai gambar sambul majalah Amerika tersebut.

Dalam sampul, gambar dibagi dua. Sisi kanan berwarna latar merah yang melambangkan darah dan bertuliskan “demokrasi terburuk di dunia”. Yang dimaksud adalah tindakan militer yang mengkudeta presiden sah Muhammad Mursi, yang menelan banyak sekali korban jiwa dan luka-luka.

Sedangkan sisi kedua, berwarna latar putih dan bertuliskan “demonstran terbaik di dunia”. Yang dimaksud adalah demonstrasi yang dilakukan para pendukung Presiden Mursi. Mereka memprotes militer yang telah menggulingkan Mursi, dan mematikan kehidupan berdemokrasi dengan membekukan konstitusi, membubarkan majelis permusyawaratan, menangkapi para pemimpin FJP, dan mengangkap para pemimpin yang sama sekali tidak dipilih oleh rakyat.

Di bawah halaman sampul dituliskan, “jalanan akan menang”, sebagai perkiraan Times bahwa para demonstran akan mendapatkan tuntutan mereka. (msa/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (29 votes, average: 9,48 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • mr.o

    Mungkin maksud kedua kalimat pada sampul time di tujukan untuk demostran pro mursi
    sebagai terbaik dan terburuk sekaligus. Masih percaya sama media sekuler?
    Perhatikan backgroundnya…

    Wallahu ‘alam

Lihat Juga

Nelayan Palestina ditangkap penjajah Israel. (islammemo.cc)

Mesir Tangkapi Nelayan Palestina dan Menyerahkannya ke Israel

Organization