Home / Berita / Berita Foto / Tim Serdadu Kesehatan Tamsil-Das’ad Layani 1300 KK

Tim Serdadu Kesehatan Tamsil-Das’ad Layani 1300 KK

IMG_0197IMG_0201IMG_0212IMG_0218IMG_0219IMG_0228IMG_0227IMG_0222

dakwatuna.com – Makassar.  Tamsil-Das’ad punya caranya sendiri dalam merealisasikan konsep kesehatan gratis yang selama ini digembar-gemborkan pemerintah dengan meluncurkan tim medis keliling dan posko pelayanan kesehatan.

Saat melakukan kunjungan di Kelurahan Pai, Kec. Biringkanaya (11/7), Arifatul Mahmudah, ketua tim medis Tamsil-Das’ad menerangkan bahwa timnya telah memberikan layanan kesehatan kepada sekitar 1300 KK di 9 kelurahan.

“Ada 3 program yang selama ini kami lakukan sebagai bagian dari Makassar Berdaya, yakni sunatan, kunjungan pelayanan kesehatan ke rumah-rumah, dan pengobatan gratis. Untuk kunjungan ke rumah-rumah, kami sudah mendatangi sekitar 1300 KK di 9 kelurahan. Target kami selama 2 bulan ke depan adalah 20 ribu KK yang kami kunjungi,” terang Arif.

Lebih lanjut, Arif menuturkan bahwa timnya bekerja sama dengan DPC-DPC PKS sementara membangun posko-posko pelayanan kesehatan Makassar Berdaya. “Untuk warga yang ingin berobat, bisa mendaftar di posko Makassar Berdaya dan akan segera kami tangani,” tambahnya.

Layanan pengobatan gratis dan sunatan massal yang digelar di Kelurahan Pai ini disambut antusias oleh warga sekitar. Dg. Asseng, salah seorang warga yang memeriksakan kesehatannya merasa senang mendapat pengobatan gratis dari Tamsil-Das’ad. “Mudah-mudahan ini program berjalan terus, supaya orang miskin bisa tommi cepat berobat kalau sakit,” katanya.

Layanan pengobatan gratis dan sunatan massal ini juga akan berlangsung selama 3 hari ke depan, yakni di Kecamatan Mamajang, Wajo, dan Tamalanrea. (sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Perkosaan Anak di Kediri, Kejahatan Kemanusiaan