Home / Berita / Nasional / MUI Minta Umat Tak Berselisih Karena Perbedaan Waktu Puasa Ramadhan 1434 H

MUI Minta Umat Tak Berselisih Karena Perbedaan Waktu Puasa Ramadhan 1434 H

Ketua Koordinator Harian MUI, KH Ma'ruf Amin. (Antara)
Ketua Koordinator Harian MUI, KH Ma’ruf Amin. (Antara)

dakwatuna.comKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta masyarakat untuk tidak berselisih karena perbedaan awal Ramadhan.

Menurutnya, kemungkinan besar awal Ramadhan akan berbeda. Muhammadiyah akan memulai puasa pada Selasa. “Sementara pemerintah kemungkinan besar akan memulainya pada Rabu (10/7),” ujar Ma`ruf Amin dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/7).

Ma’ruf mengatakan, perbedaan terjadi karena metode yang digunakan untuk menentukan awal puasa juga berbeda. Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal, sementara NU berpegang pada rukyat.

Masyarakat, kata Ma’ruf, hendaknya bersikap toleran dan tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan termasuk perbedaan paham keagamaan serta menghindarkan diri dari perbuatan yang sia-sia.

Dia menjelaskan, Umat Islam hendaknya tetap menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah dengan tetap mendudukkan perbedaan sebagai rahmat. “Masyarakat juga jangan melakukan pemborosan yang mendatangkan kemudaratan bagi diri sendiri,” ujarnya. (A.Syalaby Ichsan/Antara/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ulama Minta Umat Islam Kawal Kasus Ahok