Home / Berita / Daerah / Hindari Dampak Krisis Air Bersih Di Babelan, PT Cikarang Listrindo Tingkatkan Kualitas CSR

Hindari Dampak Krisis Air Bersih Di Babelan, PT Cikarang Listrindo Tingkatkan Kualitas CSR

air bersihdakwatuna.com – Jakarta.  PT Cikarang Listrindo (PT CL) memperkenalkan komunitas relawan yang di inisiasi secara mandiri oleh para karyawan dan pekerja untuk melaksanakan tugas-tugas sosial kemanusiaan terutama yang berkaitan dengan penanganan krisis air bersih di kawasan kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dalam pertemuan bersama media pada Kamis (4/7) di Restaurant Harum Manis Jakarta Pusat, Chief Administration Officer (CAO) PT Cikarang Listrindo, Rifqi Hakim menyampaikan telah terjadi perubahan nilai dan kualitas CSR di lingkungan PT Cikarang Listrindo. Perubahan tersebut bersifat holistik dan terintegrasi, mulai dari kualitas pemilihan program, cakupan pemetik manfaat hingga proses pelaksanaan program.

“Konsistensi CSR PT CL selama ini masih bersifat sesaat seperti perbaikan sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, bantuan penanggulangan bencana atau pengobatan gratis. Kali ini PT CL menargetkan program Community Development agar kegiatan CSR yang kami berikan menjadi asset produktif yang efektif dan berkesinambungan, mampu menjawab akar permasalahan serta sesuai dengan kebutuhan,” jelas Rifqi.

Dari sisi kualitas program, PT CL kini menargetkan program pengembangan masyarakat (Community Development) yang berkelanjutan, yaitu program pembangunan instalasi air bersih (IPAB) yang direncanakan segera dibangun di Desa Muara Bakti dan desa Buni Bakti di kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat mulai Sabtu, 6 Juli 2013. “Perubahan nilai ini rupanya “menular” hingga para karyawan dan pekerja. Terbukti ide employee volunteers ini langsung di inisiasi oleh para pekerja dan telah diikuti lebih dari 100 orang relawan dari berbagai level“ jelas Rifqi.

Vice President Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar menanggapi hal ini sebagai pertanda peningkatan kesadaran dunia usaha dalam memberikan komitmen terhadap lingkungan sekitarnya. Rasa kebersamaan menuju kemandirian masyarakat merupakan kunci sukses sebuah program CSR, dan PT CL telah memulainya dengan sangat serius, ujarnya.

Sebelum memutuskan program apa yang terbaik bagi masyarakat Babelan misalnya, PT CL bersama ACT melakukan upaya dialog dengan warga setempat, melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang kemudian memaparkan sejumlah keinginan masyarakat. Dari sekian banyak harapan, di pilihlah program air bersih sebagai prioritas. “Nama “IPAB” atau instalasi pengelolaan air bersih pun lahir dari inisiatif warga” tambah Ibnu.

Hasil FGD kemudian ditindaklanjuti dengan survey lapangan, dan dari hasil temuan relawan ahli, urgensi pembangunan IPAB bagi masyarakat Babelan terutama di Desa Muara Bakti dan Buni Bakti sangat mendesak. Uji standar kemurnian air (total dissolved solid) di Sungai Muara Bakti pada kedalaman dangkal 15 meter maupun 120 meter keduanya menunjukkan 2000 ppm walaupun dengan tingkat kejernihan berbeda. Padahal batas normal standar kemurnian air sungai layak minum adalah 500-1000ppm. “ Tanpa IPAB, warga Babelan terancam berbagai penyakit akibat minimnya persediaan air bersih.” jelas Ibnu.

Pengerjaan proyek IPAB berteknologi mudah namun tepat guna besutan PT CL dan warga Babelan ini direncanakan akan dimulai Sabtu, 6 Juli 2013 dan diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H.Deddy Mizwar pada aksi Gotong Royong  warga Babelan jelang Ramadhan, di Lapangan Pasar Mas Kecamatan Babelan. (sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aksi ‘Memerah Darah Suriah’ di Car Free Day