Home / Berita / Internasional / Afrika / Imam Masjidil Haram: Yang Mengaku Demokrat Bermain Istilah Yang Menyesatkan

Imam Masjidil Haram: Yang Mengaku Demokrat Bermain Istilah Yang Menyesatkan

imam masjidil haramdakwatuna.com – Lewat akun twitter nya, Syeikh Saud Syuraim, Imam Masjidil Haram menyatakan sangat kecewa dengan permainan istilah yang dilakukan orang-orang yang mengaku demokrat.

“Mereka menyebut tindakan zhalim sebagai keadilan, penjara sebagai kebebasan, dan kudeta sebagai meluruskan haluan revolusi”.

Syeikh Saud memandang, seseorang yang benar-benar muslim tidak berbuat zhalim kepada saudaranya, baik dia suka atau membencinya. Juga tidak menggunakan istilah-istilah yang menyesatkan.

Sebelumnya ulama Arab Saudi, Syaikh DR Sa’ad Al Khatslani menasihati kaum Muslimin yang merasa gembira dengan kudeta militer yang melengserkan Presiden Muhammad Mursi. Menurutnya, bergembira dengan kudeta tersebut adalah tanda bahwa orang tersebut hanya memiliki sedikit taufiq dari Allah.

“Bergembira dengan pelengseran Mursi dan naiknya pemerintahan sekuler adalah bentuk sedikitnya taufiq (dalam jiwanya),” ungkap guru besar Syariah Islam di Universitas Al Imam Muhammad ibnu Saud tersebut. (msa/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (50 votes, average: 9,76 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • abu syahdan

    Allahumma arinal haqqa haqqa warjuqna tiba’ah wa arinal bathilla bathilla war jukna tinabah

Lihat Juga

Pasukan penjuang Suriah dalam pertempuran pembebasan Aleppo. (eremnews.com)

Pejuang Suriah Mulai Ambil Kontrol Penguasaan Seluruh Aleppo