Home / Berita / Nasional / Indonesia Alami Darurat Karakter Bangsa

Indonesia Alami Darurat Karakter Bangsa

karakter bangsadakwatuna.com – Jakarta.  Indonesia bukan lagi mengalami darurat hukum, melainkan darurat karakter bangsa. Pasalnya meski instrumen hukum Indonesia sudah lengkap, pemerintah masih mengabaikan karakter kenegarawan dalam tubuh bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan budayawan Garin Nugroho kepada Berita99 dalam diskusi “Indonesia, Darurat Penegakan Hukum” di Jakarta, Selasa (2/7)

Garin menjelaskan pemerintah seharusnya memiliki strategi penguatan nilai-nilai keutamaan karakter bangsa. Garin mencontohkan bagaimana Malaysia, memiliki dua televisi yang memiliki bahasa formal dan Melayu sebagai usaha memfasilitasi warga negara keturunan Melayu dan non Melayu.

“Televisi itu ruang keluarga bangsa. Jadi tak seharusnya tak diskriminatif dan lebih mengutamakan ruang keberagaman bangsa dengan melibatkan semua suku yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Garin juga menyoroti maraknya kejahatan televisi yang menampilkan kekerasan dan iklan komersial, bukan nilai pendidikan yang dapat mencerdaskan bangsa. Untuk itu, masyarakat berbudaya dan berkarakter harus ditumbuhkan demi menggeser politik massa sebagai panglima.

“Saat ini, Indonesia keranjingan politik berbasis massa yang mengutamakan popularitas. Ini mempengaruhi hukum Indonesia terutama nilai etika yang banyak dilanggar. Televisi kita akhirnya berfokus rating yang tak bersifat mendidik, ” pangkas nya.

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kebiasaan Ahok berkata-kata kasar jadi contoh buruk bagi generasi muda.  (merdeka.com)

KPI Kecam Ahok yang Berkali-kali Sebut Kata-Kata Kotor saat Live di Televisi