Home / Berita / Nasional / Ramadhan Momen Tepat Sahkan Aturan Polwan Berjilbab

Ramadhan Momen Tepat Sahkan Aturan Polwan Berjilbab

aksi polwan berjilbabdakwatuna.com – Jakarta.  Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi III DPR RI, Kapolri akhirnya merestui polwan muslimah berjilbab. Kapolri mengatakan polemik polwan berjilbab mencuat berati perhatian masyarakat sangat besar terhadap korps baju cokelat.

Namun hingga saat ini janji kapolri untuk segera mengeluarkan aturan tentang penggunaan Jilbab bagi polwan belum juga terwujud.

“Saat ini aturan dibolehkannya Polwan berjilbab belum ada. Jika aturan ini terwujud maka ini adalah kado spesial untuk para Polwan di hari ulang tahun Bhayangkara ke 67. Apalagi sekarang sudah menjelang bulan Ramadhan,” ujar Al Muzzammil Yusuf, politisi PKS dari Dapil Lampung, Rabu (3/7) di Jakarta.

Menurut Muzzammil, tidak ada alasan bagi Kapolri untuk menunda aturan yang dibolehkannya para Polwan berjilbab. “Pengenaan jilbab merupakan bagian dari HAM, tidak akan menghambat mereka bekerja secara professional, dan sudah diterapkan di luar negeri, seperti di Eropa.” tuturnya.

Kebijakan ini, jelas Muzzammil akan didukung oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. “Kita semua akan simpati dan mendukung penuh kebijakan Kapolri yang membolehkan Polwan berjilbab.” Paparnya.

Untuk itu, Muzzammil mendorong Kapolri menyambut dukungan ini dengan mengeluarkan aturan yang khusus membolehkan Polwan berjilbab menjelang bulan Ramadhan yang penuh berkah.

“Adapun pelaksanaannya, sementara belum ada anggaran khusus di APBN maka biaya pembuatan seragam dan jilbab diserahkan ke masing-masing Polwan tersebut. Ke depan Komisi III DPR akan mendorong agar seragam bagi Polwan yang berjilbab masuk anggaran APBN Polri,” jelasnya

Muzzammil mengimbau kepada Ormas Islam, MUI, dan para aktivis masjid agar membuat surat dukungan dan audiensi dengan Kapolri untuk hal tersebut.

“Agar aturan tersebut segera dikeluarkan di bulan Ramadhan saya mengimbau  Ormas Islam, MUI, dan para aktivis pelajar, kampus, dan mesjid untuk mengirimkan surat dukungan dan audiensi kepada Kapolri dan Komisi III DPR,” ajak Muzzamil. (tjk)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Faris Ridwan

    polwan berjilbab..polwan muslimah sejati……..

Lihat Juga

Surga untuk Ayah