Home / Berita / Daerah / Nasib PKL Tanah Abang Jelang Ramadhan

Nasib PKL Tanah Abang Jelang Ramadhan

193328_penertiban-pkl-di-tanah-abang_663_382dakwatuna.com – Jakarta. Demi menghindari kemacetan area pasar Tanah Abang Jakarta Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur sejumlah pedagang kaki lima.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, penggusuran itu dilakukan karena berbagai alasan. Salah satunya karena PKL dikuasai oleh preman. Katanya, pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengelola para PKL, sehingga pengelolaan pedagang tidak dikuasai oleh preman.

Penggusuran dilakukan pada malam hari, sehingga tak ada bentrok antara pedagang dengan penggusur. Tapi tentu ini memicu pro dan kontra antara PKL dan pemerintah,

“Tolong yah pak Jokowi, jangan semena-mena menggusur kami tanpa pemberitahuan sama sekali. Kalau Bapak mengerti al-qur’an tolong ingat janji bapak, yang katanya tidak akan menggusur PKL” Kata seorang Ibu yang biasa berjualan di pinggiran jalan Tanah Abang.

Harapannya, semua PKL akan dipindahkan dan ditempatkan di dalam pasar, bukan di luar pasar. Jadi mereka masih tetap bisa berjualan.

Mengingat sebentar lagi bulan ramadhan, para PKL biasanya justru meningkatkan daya menjualnya, namun melalui penggusuran ini mereka jadikan ini sebagai nasib dan berusaha untuk tetap berjualan.

Melihati sisi positifnya, keadaan Jalan Tanah Abang kali ini lebih lengang dari biasanya. Sehingga mempermudah pengunjung pasar memasuki area pasar. (dkw)

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pengungsi Rohingya ditempatkan di GOR di Lhoksukon Aceh Utara. (bbc.co.uk/eva)

Pemerintah Harus Utamakan Aspek Kemanusiaan Soal Pengungsi Rohingya