11:40 - Sabtu, 01 November 2014

Nasib PKL Tanah Abang Jelang Ramadhan

Rubrik: Daerah | Kontributor: dakwatuna.com - 03/07/13 | 10:10 | 25 Shaban 1434 H

193328_penertiban-pkl-di-tanah-abang_663_382dakwatuna.com – Jakarta. Demi menghindari kemacetan area pasar Tanah Abang Jakarta Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur sejumlah pedagang kaki lima.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, penggusuran itu dilakukan karena berbagai alasan. Salah satunya karena PKL dikuasai oleh preman. Katanya, pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengelola para PKL, sehingga pengelolaan pedagang tidak dikuasai oleh preman.

Penggusuran dilakukan pada malam hari, sehingga tak ada bentrok antara pedagang dengan penggusur. Tapi tentu ini memicu pro dan kontra antara PKL dan pemerintah,

“Tolong yah pak Jokowi, jangan semena-mena menggusur kami tanpa pemberitahuan sama sekali. Kalau Bapak mengerti al-qur’an tolong ingat janji bapak, yang katanya tidak akan menggusur PKL” Kata seorang Ibu yang biasa berjualan di pinggiran jalan Tanah Abang.

Harapannya, semua PKL akan dipindahkan dan ditempatkan di dalam pasar, bukan di luar pasar. Jadi mereka masih tetap bisa berjualan.

Mengingat sebentar lagi bulan ramadhan, para PKL biasanya justru meningkatkan daya menjualnya, namun melalui penggusuran ini mereka jadikan ini sebagai nasib dan berusaha untuk tetap berjualan.

Melihati sisi positifnya, keadaan Jalan Tanah Abang kali ini lebih lengang dari biasanya. Sehingga mempermudah pengunjung pasar memasuki area pasar. (dkw)

Redaktur: Aisyah

Topik:

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 1,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
56 queries in 1,114 seconds.