Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sungguh Menikah Itu Mulia

Sungguh Menikah Itu Mulia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

akad nikahdakwatuna.com 

Keindahan dari sebuah pernikahan adalah rasa cinta

Kemulyaan dari sebuah pernikahan adalah rasa ikhlas

Keagungan dari sebuah pernikahan adalah ikatan

Kebahagiaan dari sebuah pernikahan adalah kesetiaan

Kekuatan dari sebuah pernikahan adalah iman

Cinta mungkin datang sebelum menikah, cinta bisa datang ketika menikah, cinta juga bisa muncul setelah menikah. Manakah yang lebih mulia? Yang lebih mulia adalah yang mampu menjaga kesucian cinta itu.

Ketika ia mampu menjaga kemulyaan cinta maka keindahanpun akan terwujud. Bukan dengan nafsu cinta dibuktikan, bukan dengan pasrah cinta disampaikan, namun cinta akan terbukti dengan rasa saling menghargai. Pernikahan adalah pelabuhan bagi cinta. Menghalalkan rasa cinta dan tetap memurnikan kesuciannya.

Kemulyaan dari sebuah pernikahan adalah rasa ikhlas. Ikhlas untuk menerima semua kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki pasangan. Ikhlas untuk saling memberi yang terbaik. Ikhlas untuk senantiasa menghargai apa yang ada padanya.

Pernikahan akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan ketulusan. Ia akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan kebersamaan. Ia akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan aqidah.

Kebahagiaan dari sebuah pernikahan adalah kesetiaan. Setia untuk saling menjaga, setia untuk saling  percaya dan setia untuk saling terbuka.

Sungguh, kekuatan pernikahan adalah iman. Ia akan memberi ruh dalam perjalannya. Ia akan menghidupkan jiwa dalam setiap langkahnya. Ia akan menyatukan keduanya sampai ke syurga.

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (25 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
cinta abadi adalah cinta yang suci,,,Dialah Sang Pecinta abadi,,,tiada yang lebih mencintai kita selain Dia,,,jangan gadaikan cinta kita dengan yang lain,,,andai kita mencintai orang lain maka jadikanlah cinta itu sebagai sarana kita agar lebih mencintai-Nya
  • Rizka Mawaddah

    bgmn dg fenomena orgtua yg ingn mnikahkan anak gadisny jk calon sdh ad pkrjaan yg baik trlbh dhlu itu? apkh sbg anak hrs mnrt atw tdk..

  • Dian

    Assalamualaikum.. saya ingin bertanya
    bagaimana dengan hukum islam, jika ada seorang gadis muslim yang menjalin hubungan dengan pria yg non muslim. Mereka berasal dari keluarga yang berbeda,negara dan berkebudayaan yang berbeda. mereka bertemu di salah satu acara sekolah. si gadis seorang Muslim dan si Pria seorang atheist. akan tetapi si Pria sangat ingin mengetahui dan mulai percaya bahwa Tuhan atau Allah itu ada,dan sangat tertarik belajar tentang agama.tetapi ia belum berani untuk mengatas namakan dirinya sebagai penganut agama apapun termasuk islam.suatu hari si pria merasa dia benar2 mencintai gadis muslim ini,dan tak mau kehilangannya, dan mengajak ingin menjalani hubungan yang serius. si Pria masih tertarik untuk belajar islam tapi tetap belum yakin untuk masuk islam. jadi bagaimana hukum islam jika mereka akhirnya menikah sebelum si pria mengucapkan 2 kalimat syahadat? niat pria ini ingin menikahi gadis muslim ini karena ia yakin menikah adalah jalan yang baik untuk menjaga daripada nafsu. apa yang sebaiknya dilakukan?

  • salam kenal…

Lihat Juga

Surat Cinta dari Mahasiswa untuk MUI