Home / Berita / Internasional / Eropa / Unjuk Rasa di Jerman, Polisi Kerahkan Orang Turki

Unjuk Rasa di Jerman, Polisi Kerahkan Orang Turki

turki-bdakwatuna.com – Tinggal di JermanPuluhan ribu orang Turki menggelar demo di negara itu, aksi massa ini bertujuan untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap protes anti-pemerintah di Turki.

Protes berlangsung sejak hari Sabtu (22/6/13) di kota keempat terbesar, Cologne Jerman di mana demonstran meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung demonstran anti-pemerintah di Taksim Square, Turki.

Setidaknya 30.000 pengunjuk rasa dilaporkan ambil bagian dalam demo itu.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan, “Bye, bye Erdogan” dan “Eropa tahu, fasis bertanggung jawab di Ankara”  seraya menyerukan pengunduran diri Erdogan.

Pada hari yang sama, Polisi Turki menindak pengunjuk rasa yang turun ke jalan-jalan di Istanbul untuk mengutuk kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah Perdana Menteri Erdogan.

Aksi antipemerintah yang sudah berlangsung tiga pekan ini diawali unjuk rasa damai untuk menyelamatkan 600 batang pohon di Taman Gezi, Istanbul, yang akan ditebang sebagai bagian pembangunan ulang taman yang populer itu.

Aksi damai itu kemudian dibubarkan polisi dengan kekerasan pada 31 Mei. Insiden ini kemudian dengan segera memicu aksi antipemerintah yang kemudian menyebar di berbagai kota di Turki.

Ratusan polisi anti huru hara didukung truk meriam air menembakkan gas air mata dan peluru karet ketika menyerang ribuan demonstran yang berkumpul di Taksim Square, Istanbul.[dkw/IT/kom]

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Demo anti Trump berujung bentrokan dengan aparat. (Islammemo.cc)

Masuki Hari Keempat, Protes Anti-Trump Terus Meluas