Home / Berita / Nasional / DPR: Pemerintah Lemah Dalam Kontrol dan Kebijakan

DPR: Pemerintah Lemah Dalam Kontrol dan Kebijakan

Ecky Awal Mucharam Anggota DPR RI
Ecky Awal Mucharam Anggota DPR RI

dakwatuna.com – Jakarta.  Kebijakan kenaikan harga BBM telah memicu harga bahan-bahan pokok mengalami kenaikan. Kenaikan harga bahan pokok ini sudah dialami merata di perkotaan sampai tingkat wilayah daerah. Hal yang membuktikan bahwa kebijakan pemerintah kita yang tidak solutif yang menimbulkan permasalahan baru. Belum lagi ditambah kenaikan harga bahan pokok merupakan problem klasik yang selalu berulang setiap tahun ketika menjelang bulan Ramadhan.

Demikian  hal yang disampaikan Ecky Awal Mucharam Anggota DPR RI dari Komisi XI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Bahkan harga bahan pokok sudah naik tiga kali lipat, sebab reaksi pasar sudah tiga kali lipat terhadap kebijakan itu sendiri. Belum lagi ditambah kenaikan harga bahan pokok merupakan problem klasik yang selalu berulang setiap tahun ketika menjelang bulan Ramadhan.

“Fakta yang temporal dan siklikal yang seharusnya bisa diantisipasi oleh pemerintah. Pemerintah saat ini sedang senang melakukan produksi persoalan. Buktinya persoalan yang rutin saja tidak terselesaikan oleh pemerintah namun pemerintah sudah  membuat kebijakan baru dengan menaikkan harga BBM,” kata Ecky.

“Apalagi pemerintah tidak bisa mengontrol pasar. Belum masalah kartel ditambah adanya kenaikan harga-harga bahan pangan. Yang limbung itu pemerintah, “ujar Ecky.

“Kalau kita mau jujur banyak kebijakan pemerintah yang tidak solutif bahkan justru menimbulkan masalah baru lagi. Pemerintah saat ini beternak kemiskinan  akibat kebijakan-kebijakan yang tidak produktif dan solutif. Problem yang ada saja sudah jelas. Namun penyelesaiannya tidak pernah jelas dan tidak pernah terukur penyelesaiannya. Lagi-lagi pemerintah akan menyengsarakan rakyat, “ kata Ecky.

“Harus ada langkah strategis dan perencanaan yang jelas. Langkah-langkah strategis nya bagaimana sudah harus jelas dari sekarang termasuk jalur distribusi nya dan kontrol nya bagaimana agar didapatkan harga yang stabil. Jadi benar-benar memerlukan campur tangan dari pemerintah sebagai sebuah keniscayaan. Mengingat hal ini terkait dengan masyarakat kecil dan masyarakat miskin kita, “kata Ecky.

Ecky mengatakan lagi-lagi pemerintah membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyatnya. Sebelum dampaknya menjadi luas. Diperlukan pengawasan dari masing-masing atau setiap komoditas bahan pokok penting. Jangan berujung kenaikan harga ini menjadi giliran pada komoditas –komoditas lainnya, tutup Ecky. (sbb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Rohingya

DPR Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Insiden Kekerasan di Rohingya