Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Bunda pun Menangis

Bunda pun Menangis

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

vundakwatuna.com Bunda pun Menangis

Bayi-bayi terbujur kaku di depan sang bunda,
untaian mutiara putih itu, hanya sanggup tergenang di bawah kelopaknya

Adakah ksatria Gaza menghapus air mata perempuannya,
melabuhkan kepala bunda, meminta senyum, meski buah hatinya tlah menjadi santapan lezat anjing-anjing zionist terlaknat,

Haruman kesturi dalam dirinya
Sungguh, tak tergantikan dengan wewangian apapun di dunia.
Kemudian kan melepas lelah dalam tawa dan Syurga

 

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
lulusan Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran, semasa di kampus sangat aktif dalam berorganisasi dan berbagai kepanitiaan. Sangat suka menulis dan membaca buku-buku pergerakan dan perjuangan. Suka juga menulis puisi

Lihat Juga

Hamas Ingatkan Dunia Akan Bencana yang Mengancam Jalur Gaza