Home / Berita / Daerah / Jokowi dan Kenaikan Tarif Angkutan Umum

Jokowi dan Kenaikan Tarif Angkutan Umum

jokowidakwatuna.com – Jakarta. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang segera ditetapkan pemerintah dipastikan berdampak pada kenaikan tarif angkutan umum. Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pun akan menyosialisasikan kenaikan harga BBM serta membahas kalkulasi besaran kenaikan tarif angkutan umum sehingga diharapkan tidak akan memberatkan masyarakat.

Menurut Jokowi, pihaknya akan membicarakan besaran kenaikan tarif angkutan umum dengan melibatkan seluruh pihak serta instansi terkait. “Saya harus ketemu dengan Organda, sopir, kondektur dan siapa pun yang berkaitan dengan transportasi,” ujar Jokowi, usai berziarah di TPU Karet Bivak, Tanahabang, seperti dilansir situs beritajakarta.

Untuk menentukan besaran kenaikan tarif angkutan umum, kata Jokowi, dibutuhkan kalkulasi yang matang sehingga hal itu tidak memberatkan masyarakat pengguna angkutan umum. “Semua ada kalkulasinya, ada hitung-hitungannya, sekian persen kenaikannya. Yang penting satu, tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

Pihaknya, kata Jokowi, sudah menyampaikan ke Organda, Dinas Perhubungan, dan pemerintah pusat mengenai hitungan kenaikan tarif angkutan umum. “Saya sendiri belum ngitung, tapi saya sudah minta kalkulasi dari Organda, Dishub, dan pemerintah pusat hitungannya seperti apa,” ucapnya. (dkw/eh/rol)

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

KSAD Jenderal Gatot Nurmayanto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.  (inilah.com)

Pengangkatan Panglima TNI dan Ka.BIN, Pengamat: Jokowi Butuh Rasa Aman

  • pupun oktaviany

    wah parah masa angkutan umum dari rumah ke priuk jd 4rb..trus dari priuk ke mangga dua 4rb juga…buat ongkos PP ke kantor aja bisa 16rb/hari…
    gimana nih nasib yg gaji nya kecil :(