Home / Berita / Opini / Keuntungan PKS di Balik Kenaikan Harga BBM

Keuntungan PKS di Balik Kenaikan Harga BBM

bbm pasti naik

Oleh Fahman Habibi*

dakwatuna.com Setelah dilaksanakannya rapat paripurna pengesahan APBNP tahun 2013 masyarakat tinggal menunggu waktu pengumuman kenaikan harga BBM oleh pemerintah

Namun belum lagi harga BBM bersubsidi dinaikkan imbas yang ditimbulkan mulai terasa dengan naiknya kebutuhan pokok di pasaran, di samping itu pula organisasi angkutan darat (ORGANDA) juga sudah merencanakan kenaikan tarif angkutan umum antara 30 sampai dengan 35 persen ini artinya beban masyarakat semakin bertambah dan berpotensi akan terjadinya kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

Namun apapun yang terjadi naik atau tidaknya harga BBM bersubsidi ada pihak yang diuntungkan salah satunya adalah Partai keadilan sejahtera karena belakangan ini partai itu menjadi pusat perhatian karena satu-satunya partai koalisi pendukung pemerintah yang secara tegas menolak kenaikan harga BBM bersama partai oposisi lainnya

Di balik rencana kenaikan harga BBM bersubsidi ini sebetulnya apa yang dilakukan PKS merupakan pilihan yang sangat tepat. Dengan mengkampanyekan penolakan kenaikan harga BBM bersubsisi. Dengan itu kasus yang selama ini menimpanya semakin menghilang dari perbincangan secara perlahan. Andaipun PKS ikut bergabung dengan setgab koalisi dalam rapat paripurna beberapa waktu yang lalu, maka ia hanya menjadi pelengkap semata. Secara hitungan kursi fraksi-fraksi yang mendukung kenaikan harga BBM di parlemen yang tertuang dalam RAPBNP tahun 2013 masih mayoritas. Kebanyakan masyarakat masih sangat keberatan dengan kenaikan harga BBM. Keniakan ini akan berimbas pada kenaikan komoditi ekonomi lainnya. Untuk kasus ini, PKS memang pro-rakyat. Jika SBY berani mengeluarkan PKS dari partai koalisi dan memecat ketiga menterinya dari kabinet Indonesia bersatu, maka ia akan dianggap masyarakat sebagai partai yang terzhalimi dan tidak menutup kemungkinan simpati masyarakat akan semakin bertambah kepada PKS.

Di sisi lain jika pemerintah batal menaikkan harga BBM bersubsidi perhatian masyarakat bukan tertuju kepada partai oposisi karena mereka sudah pasti akan selalu berseberangan dengan keinginan pemerintah, Tetapi berbeda dengan sikap yang diambil oleh PKS itu menjadi sangat berarti karena perjuangannya untuk ikut menyuarakan suara rakyat, menjadi bertambah banyak dan mampu mempengaruhi kebijakan karena ia merupakan bagian dari pemerintah itu sendiri terlepas untuk kepentingan pencitraan atau bukan bisa jadi simpati masyarakat akan kembali pulih kepada partai yang berbasis dakwah itu,

Cara apapun yang dilakukan untuk mengambil keputusan dalam dunia politik itu sah-sah saja karena setiap partai politik akan selalu berusaha untuk mencari keuntungan dibalik setiap kebijakan yang dikeluarkan untuk mencari simpati rakyat karena tahun 2013 ini merupakan tahun politik, dan PKS menang banyak dari partai lain dibalik pro kontra kenaikan harga BBM.

* Pengamat Politik dari UHAMKA

About these ads

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Sugiarto. (tempo.co)

Datangi Pimpinan Parpol, Pemerintah Gagal Paham Sikapi Aksi Ummat

Organization