Home / Berita / Daerah / Das’ad Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Nurul Hassan

Das’ad Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Nurul Hassan

IMG_0602dakwatuna.com – Makassar.  Mengambil bagian dalam kerja-kerja sosial kemasyarakatan sudah menjadi komitmen pasangan kandidat walikota dan wakil walikota Makassar, Tamsil-Das’ad, sejak dulu. Hari ini (15/6), Tamsil-Das’ad meletakkan batu pertama untuk pembangunan Masjid Nurul Hassan BTN Antara, Tamalanrea.

Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dibuka dengan penampilan ibu-ibu majelis ta’lim Al Asri dengan nyanyian shalawatan, selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan Prof. Dr. Ir. H. Syamsuddin Hasan, M.Sc., selaku ketua panitia pembangunan masjid memberi dukungan penuh kepada pasangan Tamsil-Das’ad. Dekan fakultas peternakan Universitas Hasanuddin itu juga mengungkapkan bahwa selain didukung oleh warga BTN Antara, Tamsil-Das’ad juga mendapat dukungan penuh dari civitas akademika Unhas.

“Unhas akan menggerakkan dukungan untuk Tamsil-Dasad, karena beliau berdua mempunyai sumbangan luar biasa di Unhas,” ujarnya.

Ketua Mesjid Nurul Hassan, Drs. H. Muh. Rafii Bandu, mengucapkan terima kasih kepada pasangan Tamsil-Das’ad yang telah bersedia memelopori pembangunan Masjid Nurul Hassan.

“Masjid Nurul Hassan ini sebenarnya sudah lama berdiri, hanya saja posisinya yang kurang pas karena mengambil jalan, sehingga oleh Pak Tamsil dan pengurus masjid lainnya meminta untuk dimundurkan ke belakang,” ungkap Rafii.

Das’ad Latif yang mewakili Tamsil Linrung dalam peletakan batu pertama pembangunan mesjid menyempatkan diri untuk bertausiyah. Das’ad berharap bahwa masjid itu kelak bisa menjadi sumber inspirasi kebaikan untuk warga sekitar.

“Masjid itu pusat dakwah, tempat kegiatan sosial. Jadi masjid bukan sekedar pusat untuk shalat, tapi juga tempat berdiskusi untuk membahas bagaimana cara mengatasi masalah-masalah yang tengah merebak di masyarakat,” pesan dai kondang itu.

Di akhir ceramahnya, Das’ad mengajak masyarakat sekitar bersedekah untuk pembangunan masjid yang rencananya akan dibangun dengan konsep timur tengah yang terdiri dari 2 lantai itu. Dari ajakan nya, panitia berhasil mengumpulkan dana tambahan sebesar 20 juta rupiah dan 100 sak semen hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.

Pada kesempatan lain, usai melaksanakan aktivitas pekanan nya, menjadi khatib Jum’at, Das’ad Latif menyempatkan diri membawakan ceramah agama dalam peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar oleh pengurus masjid Nurul Hassan dan Ibu-Ibu Majelis Ta’lim Al Asri BTN Antara, Tamalanrea Makassar (14/6).

Das’ad menerangkan tentang urgensi melaksanakan shalat berjamaah karena Isra’ Mi’raj merupakan momentum ketika Rasulullah menerima perintah shalat.

“Sangat miris melihat kondisi saat ini, shaf-shaf shalat berjamaah lebih banyak diisi oleh orang tua. Para pemuda banyak yang belum mengerti tentang urgensi dan pahala shalat berjamaah yang begitu besar,” jelas Das’ad.

Peringatan Isra’ Mi’raj Masjid Nurul Hassan yang mengambil tema “Membangun akhlakul karimah” ini dihadiri oleh ratusan jamaah. Setelah membawakan ceramah Isra’ Mi’raj sore hari ini, Das’ad bersiap untuk menghadiri acara tazkiyah di perumahan dosen Unhas, Tamalanrea. (sbb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com