07:53 - Kamis, 17 April 2014

Gempa Tasik 6,5 Skala Richter Goyang Jakarta Hingga Yogja

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatun - 14/06/13 | 05:56 | 04 Shaban 1434 H

gempa tasikdakwatuna.com – Jakarta.   Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter terjadi di laut selatan Pulau Jawa. Selain dirasakan hingga ke Jakarta, goyangan gempa juga dirasakan hingga ke Cilacap, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

“Gempa juga dirasakan hingga di Cilacap dan Yogyakarta,” kata Kepala Seksi Informasi Gempa BMKG Suharjono saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (14/6/2013).

Namu, Suharjono menambahkan, gempa itu diperkirakan tidak menimbulkan kerusakan. Sebab, pusat gempa terjadi jauh di sebelah selatan Pulau Jawa. “Jaraknya dari daratan kan 300 meter lebih, jadi kemungkinan merusaknya sangat kecil,” kata dia.

“Memang banyak yang merasakan guncangan gempa ini, tapi kerusakannya saya kira sangat kecil. Warga hanya merasa bergoyang saja,” tambah Suharjono.

Sementara warga Yogyakarta Johan mengaku merasakan goyangan gempa yang cukup lama. “Saya merasakan goyangan agak lama sekitar setengah menit,” kata dia.

Namun, Johan mengaku goyangan itu hanya pelan saja. Sehingga, warga yang tinggal di kawasan Jalan Parangtritis tidak panik. “Karena dulu sudah pernah terjadi gempa, jadi kami tidak panik,” ujar Johan.

Berdasarkan data dari badan meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa terjadi pada pukul 23.47 WIB, Kamis (13/6/2013). Pusat gempa terletak pada 10.35 Lintang Selatan dan 107.04 Bujur Timur.

Pusat gempa pada 336 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada kedalaman 57 kilometer. Namun, BMKG mencatat gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Setelah gempa berkekuatan 6,5 skala Richter, gempa susulan berkekuatan 5,5 skala Richter terjadi di laut selatan Pulau Jawa. Gempa susulan ini masih berpusat di sebelah barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa susulan itu terjadi sekitar pukul 00.24 WIB, Jumat (14/6/2013). Gempa ke dua ini terjadi di 88.77 Lintang Selatan dan 107.72 Bujur Timur atau 145 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya.

Pusat gempa berada pada kedalaman 145 kilometer. Berbeda dari gempa pertama, goyangan gempa susulan ini tidak terasa hingga ke Jakarta.

Menurut Kepala Seksi Informasi Gempa BMKG Suharjono, gempa terjadi karena tumbukan antara lempeng Indoaustralia dan Eurasia. Meski dirasakan oleh sebagian besar warga di pesisir selatan Pulau Jawa, gempa ini diperkirakan tidak menimbulkan kerusakan berarti.

“Karena jaraknya yang jauh, 100 kilometer lebih sehingga dampak dari guncangan itu tidak terlalu signifikan,” kata Suharjono saat dihubungi (yg/lpe)

Redaktur: Saiful Bahri

Topik: ,

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 6,67 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
86 queries in 1,087 seconds.