Home / Pemuda / Essay / Gelora Mudaku dan Lingkaran Kehidupan

Gelora Mudaku dan Lingkaran Kehidupan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (dwiwahyuni13.wordpress.com)
Ilustrasi. (dwiwahyuni13.wordpress.com)

dakwatuna.com Lagi-lagi gelora mudaku menanjak. Secara teori susah menjelaskannya, namun secara psikologi menguatkan mental, secara akal menjernihkan ide-ide, secara ruhiyah memantapkan jiwa, dan secara gitu loh, lingkaran itu lagi-lagi memancing gelora muda yang berada di dalam diri untuk keluar ingin menaklukkan dunia.

Percakapan yang memunculkan benih-benih harapan terus terulang setiap pecan. Pekerjaan yang sesungguhnya membuatku menjadi hidup dan terasa hidup. Menghidupkan jiwa yang mati dan menggerakkan raga yang berat melangkah. Percakapan yang menghidupkan kosakata berubah menjadi kerja, menghidupkan keyakinan menjadi pancaran ketulusan, menghidupkan imajinasi menjadi bangunan utuh yang menghiasi langkah dalam kehidupan

Percakapan yang membentuk harmoni jiwa yang meski menjalani hari-hari dengan berat, namun mampu menggerakkan raga yang kurus. percakapan yang membangun peradaban di masing-masing jiwa yang tertidur pulas dalam raga. Percakapan penuh manfaat dan jauh dari kesia-siaan telah menyatu dalam kehidupan membentuk ketukan bernadakan GELORA MUDA.

Kata Sang Murobbi “Pemuda bukan berarti berusia 17-40 tahun, namun pemuda adalah manusia yang bergejolak di dalam jiwanya semangat perubahan menuju yang lebih baik. Karena betapa banyak anak berusia 20an tahun namun berputus asa dengan kehidupannya”. pemuda itu hidup, dan menghidupkan kelemahan jiwa yang telah mati.

Lingkaran kehidupan yang telah menjadi peradaban dalam setiap jiwa yang pernah merasakannya akan mengatakan “Sungguh indahnya lingkaran ini, betapa nikmatnya energy kehidupan itu mengalir dan terasa berorbit di dalam jiwa, semoga kalian yang belum merasakannya dapat menikmati keindahannya”.

Jika ada yang menanyakan apa lingkaran kehidupan itu. Lingkaran kehidupan adalah tempatnya berkumpul agen-agen perubahan. Lingkaran kehidupan adalah pembentuk jiwa yang tangguh dan kokoh. Lingkaran kehidupan adalah tempat pertukaran energy kehidupan dan tempatnya mengalir energy positif dari satu individu ke individu yang lainnya dengan orbit yang teratur. Lingkaran kehidupan adalah tempat mengolah akal, mengimajinasikan impian, merajut takwa, menata kehidupan, dan memaknai hidup. Lingkaran kehidupan adalah perulangan teratur yang penuh makna. Lingkaran kehidupan adalah tempat melabuhnya jiwa-jiwa yang ingin mengisi bahan bakar kehidupan. Lingkaran ini kami sebut sebagai Lingkaran Kehidupan halaqoh.

Jiwa yang kokoh akan mengokohkan jiwa yang lain dan menjadikannya bangunan yang utuh dalam peradaban. Dan sangat dibutuhkan bagi jiwa yang lemah untuk menjadi kokoh.

Iman yang kuat menjadi lingkungan kondusif untuk menjadikannya stabil dalam orbitnya. Maka iman yang lemah menjadi tempat wajib untuk menemukan orbit yang teratur.

Semangat yang kuat akan menjadi semakin mantap jika berada dalam Lingkaran kehidupan ini, terlebih bagi semangat yang ciut, maka tempat ini adalah tempat yang cocok untuk menempanya menjadi kuat.

Lingkaran kehidupan berisikan orang-orang cerdas penuh wawasan, maka akan sangat cocok bagi orang-orang yang ingin menjadi cerdas dan penuh wawasan.

Lingkaran Kehidupan akan menggelorakan jiwa muda dan mematikan mental rapuh bak usia tua tak berdaya.

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika FKIP UNRAM. Sekarang aktif sebagai pengurus Puskomda Nusa Tenggara FSLDK Indonesia; staff. Komisi B periode bidang PMLDK-TC

Lihat Juga

Khutbah Idul Adha 1437 H: Pemuda Pelanjut Reformasi