Home / Berita / Silaturahim / Quran Recitation and Memorization Competition di Brisbane

Quran Recitation and Memorization Competition di Brisbane

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com Di penghujung musim gugur ini, komunitas muslim Indonesia di Brisbane, Australia yang tergabung dalam Indonesian Islamic Society of Brisbane (IISB) kembali mengadakan kegiatan keislaman. Kali ini giliran anak-anak muslim binaan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) yang menjadi bintangnya. Pada hari ahad, 26 Mei yang lalu, TPA IISB menyelenggarakan Quran Recitation and Memorization Competition alias MTQ berlokasi di Nathan campus, Griffith University.

1

Pembukaan kegiatan Quran Recitation and Memorization Competition

Dalam kegiatan yang seru ini, para peserta dibagi menjadi kelompok anak 1 dan 2, serta kelompok pra-remaja dan remaja. Setelah sambutan dari kepala sekolah TPA dan ketua panitia, tiap kelompok bergantian mengikuti rangkaian acara pendahuluan di pos game, pos seni, dan pos dongeng. Di pos game, para peserta berlomba memindahkan beberapa butir jeruk dengan cara yang unik sekaligus belajar untuk bekerja sama. Di pos seni, mereka asyik membuat kerajinan berupa semacam kartu warna-warni dengan hiasan aneka rupa. Kemudian di pos dongeng telah menanti kakak-kakak dari Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Queensland yang menceritakan kisah Malin Kundang. Kali ini dongeng dari Sumatera Barat tersebut dipadukan dengan aksi teatrikal yang lucu.

2

Serunya anak-anak di pos game

Selanjutnya anak-anak TPA mengikuti acara inti yaitu perlombaan membaca dan menghafal Al Quran. Dalam MTQ yang baru kedua kalinya ini, para peserta ternyata makin kompetitif karena kualitas bacaan Al Quran mereka yang cukup bagus, demikian dikatakan para juri. Salah satu keunikan lain lomba ini adalah para jurinya yang semua merupakan kandidat Doktor dari University of Queensland. Setelah makan siang, acara ditutup dengan pentas tari Saman dan pengumuman para pemenang MTQ. Acara ini juga dimanfaatkan oleh para orangtua untuk bersilaturahim dan menikmati jajanan langka di Brisbane yaitu bakso.

Semoga acara-acara semacam ini dapat selalu berkelanjutan dan memberi manfaat besar dalam membangun generasi muslim masa depan yang shalih dan shalihah. Tak lupa ucapan terima kasih juga diucapkan kepada seluruh warga muslim di Brisbane dan kakak-kakak PPIA yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Warga Gunungkidul Bersyukur Dapat Kiriman Air dari PPPA Daqu Jogja