Home / Berita / Internasional / Asia / Pemerintah Myanmar Diskriminatif, Kesehatan Ribuan Muslim Rohingya Mengkhawatirkan

Pemerintah Myanmar Diskriminatif, Kesehatan Ribuan Muslim Rohingya Mengkhawatirkan

Kamp Pengungsi Rohingya (inet)
Kamp Pengungsi Rohingya (inet)

dakwatuna.com – Sittwe, Myanmar. Kabar memilukan kembali datang dari muslim Myanmar di pengungsian. Dikabarkan bahwa penyediaan akses kesehatan bagi muslim Rohingya di sekitar 80 kamp dan pemukiman sangat mengkhawatirkan.

Menurut catatan lembaga kesehatan Medecins Sans Frontieres (MSF), akibat layanan diskriminatif bagi muslim Rohingya tersebut, berdampak pada kesehatan warga setempat.

Jika pun ada bantuan, muncul sikap negatif dari pemerintahan setempat atas bantuan yang diberikan kepada pengungsi muslim, lapor Rohingya News.

“Ada intimidasi dari pihak pemerintah terhadap petugas kesehatan dan pasien,” kata Carol Jacobsen, anggota LSM kesehatan Merlin IRIN.

Jacobsen menambahkan, terdapat kendala juga dalam akses transportasi dan jaminan keamanan bagi bantuan yang akan masuk ke warga berpenduduk muslim.

Selain warga muslim di kamp pengungsian, ribuan warga lainnya di desa-desa yang hanya dapat dilalui dengan perahu, dilarang bepergian ke rumah sakit kota setempat, kata petugas bantuan kesehatan.

Menurut informasi dari lembaga kesehatan Medecins Sans Frontieres (MSF), akibat kondisi layanan kesehatan mengkhawatirkan tersebut banyak pasien tidak dapat mengakses pengobatan dan wanita hamil tidak punya tempat aman untuk berobat.

Diperkirakan ada sekitar 5.000 pengungsi perempuan hamil yang tinggal di kamp-kamp itu.

“Biasanya, perempuan hamil pergi ke rumah sakit atau klinik pemerintah,” kata Marlar Soe, Koordinator Lapangan untuk Dana Populasi PBB (UNFPA) di Sittwe, Myanmar.

Namun, bidan pemerintah, yang sebagian besar etnis Rakhine, tidak dapat masuk ke kamp-kamp pengungsian. (sj/mina)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pengungsi Rohingya (channel 4)

Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja

Organization