Home / Berita / Nasional / Anis Matta: Jika Luthfi Diputus Bersalah, PKS Akan Minta Maaf

Anis Matta: Jika Luthfi Diputus Bersalah, PKS Akan Minta Maaf

anis matta lhidakwatuna.com – Jakarta. Dalam waktu dekat, mantan persiden PKS  Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) diagendakan akan menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi impor daging sapi, karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P-21).

Menanggapi hal tersebut, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta menegaskan akan meminta maaf kepada masyarakat jika Luthfi Hasan Ishaaq memang benar terbukti bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Jika Ustadz Lutthfi nantinya memang terbukti bersalah berdasarkan hasil keputusan pengadilan, kami jajaran fungsionaris partai akan meminta maaf kepada masyarakat,” kata Anis Matta di Sampang, Senin (4/6) malam.

Hal ini sejalan dengan pernyataan KPK yang meminta semua pihak untuk menunggu keputusan pengadilan terkait kasus yang menimpa LHI.

“Nanti kita buktikan di pengadilan” demikian disampaikan Jubir KPK Johan Budi dibanyak kesempatan.

Meski demikian, mantan wakil ketua DPR RI ini menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan presiden PKS tersebut  murni merupakan kasus pribadi dan tidak ada kaitannya dengan partai. (asi/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,56 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • mabdussalam

    sudah divonis 16 tahun tuh, mana minta maafnya nih ? :)

    • merakyat_donk

      nanti ya di pengadilan akhirat…. kita lihat hasilnya….

      • mabdussalam

        Takutlah kepada Allah , jgn takut sama murobbi

        • merakyat_donk

          InsyaAllah… semoga anda juga… :)

          dan jangan SOTOY ya… :)

  • merakyat_donk

    insyaAllah… semoga anda juga… :)

    dan jangan SOTOY ya… :)

Lihat Juga

Revisi UU KPK, PKS: Tidak Hanya Ditunda, Tapi Kami Minta Dicabut dalam Prolegnas