Home / Berita / Daerah / Tamsil-Das’ad Mendaftar Ke KPUD Makassar, Lalulintas Tetap Lancar

Tamsil-Das’ad Mendaftar Ke KPUD Makassar, Lalulintas Tetap Lancar

 

Tamsil-Das'ad , Balon Walikota/Wakil Walikota Makassar
Tamsil-Das’ad , Balon Walikota/Wakil Walikota Makassar

dakwatuna.com – Makassar.   Minggu (2/6) pasangan Tamsil-Das’ad  secara resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar di kantor KPUD Makassar.

Ada hal menarik saat pendaftaran pasangan ini. Kalau  akhir-akhir ini beberapa jalur di Makassar macet disebabkan pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, namun saat pendaftaran pasangan Tamsil-Das’ad di KPUD malah tidak membuat macet jalanan.

“Kita tidak mengarahkan massa yang banyak untuk mengantar calon kandidat ke KPUD karna tidak ingin terjadi kemacetan.” Kata Jubir tim pemenangan Tamsil-Das’ad, E.Z Muttaqien Yunus. Pria yang akrab disapa Aking ini juga menambahkan bahwa salah satu alasan dipilihnya Fort Rotterdam sebagai tempat acara deklarasi untuk menghindari kemacetan. “Kita tidak mau merepotkan masyarakat.” Lanjutnya.

Ratusan massa yang mengantar Tamsil-Das’ad ke KPUD juga terlihat tertib di jalanan, mereka tidak ugal-ugalan. Hal ini mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat pengguna jalan.

Mamat seorang sopir pete-pete jalur Antang sentral mengaku senang dengan massa Tamsil-Das’ad. “Nah kalau begini kan bagus, tidak macet, mata pencaharian kami tidak terganggu.” Ungkap Mamat.

Dengan mengantongi dukungan 9 kursi parlemen dan mesin partai yang berjalan baik, Tamsil-Das’ad yakin bisa memenangkan pilwakot Makassar.

Salah satu program pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Tamsil-Das’ad jika terpilih adalah memperjuangkan nasib guru di Makassar. Hal itu disampaikan Tamsil Linrung saat orasi politik pada deklarasi pasangan di Fort Rotterdam hari ini (02/06).

“Kita akan memperjuangkan pendidikan di Makassar, pendidikan berkualitas bisa terwujud jika para guru sejahtera.” Kata Tamsil di depan ribuan pendukungnya. “Jadi tidak ada lagi guru yang bekerja sambilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.” Lanjutnya disambut teriakan “Hidup Tamsil-Das’ad” dari para pendukungnya.

Tamsil dan Das’ad tampil duet dalam orasi politiknya, Das’ad mengaku senang bisa mendampingi Tamsil Linrung dari PKS, walaupun awalnya dia kaget ketika dilamar oleh PKS. “Tamsil ingin berpasangan dengan akademisi dan saya adalah seorang dosen, makanya cocok.” Kata Das’ad.

Tamsil-Das’ad adalah paket ke 10 yang mendaftarkan dirinya sebagai calon walikota dan wakil walikota di KPUD Makassar. Tamsil-Das’ad mengantongi dukungan Sembilan kursi parlemen. PKS lima kursi, Hanura 3 kursi dan PBR 1 kursi.

Tamsil-Das’ad menerangkan alasan kesiapannya maju dalam Pilwakot  Makassar karena berdasarkan hasil survei yang signifikan. Hal itu diungkapkan Tamsil dalam konferensi persnya usai mendaftar di KPU Makassar siang ini (2/6).

“Saya selalu mendorong kader-kader muda yang ada di Sulawesi Selatan yang memang sudah lama bersosialisasi. Ternyata dalam perkembangannya dari hasil survei dan musyawarah partai menyatakan bahwa saya yang lebih diharapkan untuk maju. Selama ini, musyawarah adalah hasil keputusan terbaik dalam partai kami dan kami menghargai itu,” terang Tamsil.

Tamsil optimis akan memenangkan Pilwakot nanti bersama pasangannya Das’ad Latif. “Kami tidak ingin maju kalau tidak didasarkan hasil survei. Saya surveyor minded. Trend survei menyatakan bahwa kami layak maju dan terpilih karena didukung oleh tokoh yang sangat memenuhi kualifikasi seperti Ustadz Das’ad,” tambahnya

Usai mendeklarasikan dirinya sebagai wakil Tamsil Linrung dalam Pilwakot Makassar dan mendaftar di KPU hari ini (2/6), Das’ad Latif menyempatkan dirinya untuk ceramah di Masjid Al Amin, Perumnas Antang.

Das’ad menjelaskan tentang urgensi berdoa dan tetap menggantungkan harapan kepada Allah. “Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita masih percaya dan terus berdoa kepada Allah,” terang Das’ad.

Dosen Ilmu Komunikasi ini mengaku tidak akan gantung sorban walaupun telah menjadi pendamping Tamsil Linrung. Hal itu disampaikan saat deklarasi pencalonan dirinya, “Saya akan tetap berdakwah meski telah mendaftar di Pilwakot. Saya percaya bahwa Makassar akan menjadi lebih baik jika dipimpin oleh yang paham agama.” Lanjutnya  (ms/sbb/dakwatuna.com)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bertanggung Jawab Atas Kemacetan Akhir Tahun, Djoko Sasono Mengundurkan Diri