Home / Berita / Internasional / Amerika / Warga Muslim AS Gugat FBI dan Menlu AS

Warga Muslim AS Gugat FBI dan Menlu AS

yonas fikredakwatuna.com – Oregon-AS. Seorang warga muslim AS Yonas Fikre menggugat Badan Investigasi Amerika Serikat FBI (Federal Bureau of Investigation) dan Menteri Luar Negeri AS karena terlibat dalam penyiksaan dirinya yang menolak bekerja sebagai informan FBI.

Fikre mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik Oregon AS terhadap FBI sebesar 30 juta dolar AS (sekitar 270 miliar rupiah), lapor On-Islam Ahad (2/6.

Dia mengatakan dalam gugatannya, agen FBI marah ketika ia menolak untuk bekerja sama sebagai informan pada tahun 2010 lalu.

“Bahkan pada kesempatan interogasi mereka memukuli saya,” kata Fikre.

Tuntutan hukum ditujukan kepada Direktur FBI Robert Mueller, Menteri Luar Negeri John Kerry, Direktur Pemberantasan Terorisme FBI Timotius Healy serta dua agen berbasis di Portland, David Noordeloos dan Jason Dundas.

Menurut Gadeir Abbas, Staf Jaksa Dewan Hubungan Amerika-Islam CAIR (Council on American-Islamic Relations), mereka para pejabat AS itu harus bertanggung jawab karena melanggar hak-hak konstitusional warga negara .

“Kasus ini harus diselidiki lebih lanjut, apalagi Fikre juga mengungkapkan dirinya dipukuli pada bagian telapak kakinya, ditendang dan di tinju, lalu ditahan hingga stres,” kata Abbas, yang juga penasihat hukum Fikre.

Selama dua tahun terakhir, FBI telah menempatkan setidaknya lima orang aktivis Masjid As-Saber, masjid terbesar di Oregon, dan pemimpin Islam lainnya dalam daftar orang yang di larangan untuk terbang ke luar negeri.

Tindakan ini jelas memperparah hubungan yang sudah sangat renggang antara FBI dengan masjid dan memicu ketakutan di kalangan umat Islam.

Dewan Hubungan Amerika-Islam CAIR sebelumnya juga mengajukan gugatan ke pengadilan atas nama seorang remaja muslim Virginia yang telah ditahan di Kuwait dan terdaftar sebagai orang yang dilarang terbang untuk kembali ke AS.

Fikre saat ini sedang mencari suaka di Swedia karena takut para pejabat AS melakukan penyiksaan atas dirinya jika ia kembali ke AS. (nr/mina)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Militer Myanmar Tolak Akui Keberadaan Muslim Rohingya