Home / Berita / Nasional / Pakar Hukum: KPK Sedang Alihkan Kasus Hambalang dan Century

Pakar Hukum: KPK Sedang Alihkan Kasus Hambalang dan Century

kpk alihkandakwatuna.com – Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendapat sorotan. Pakar Hukum Pidana, Chairul Huda menilai gencarnya penyelidikan dan penyidikan kasus impor daging sapi yang melibatkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, dilakukan untuk mengalihkan kasus Hambalang dan Bail Out Bank Century.

Persoalan cepat atau tidaknya penyelidikan kasus impor daging hingga terbongkarnya aliran uang dari kasus tersebut oleh PPATK, lebih didasari untuk memenuhi permintaan KPK, ungkapnya.

“Bukan PPATK, tapi KPK yang sedang mengalihkan perhatian dari kasus Hambalang dan Century. Semua kegiatan PPATK hanya memenuhi permintaan KPK. Karena kasus ini bukan temuan PPATK,” ungkap Chairul Huda, saat dikonfirmasi independensi PPATK dan KPK dalam kasus Hambalang, Century dan Impor Daging yang terkesan timpang, (Senin,27/5).

Untuk diketahui, kasus Century dan Hambalang (melibatkan mantan petinggi Partai Demokrat), hingga saat ini masih menjadi misteri. Meski KPK sudah menetapkan mantan petinggi Demokrat sebagai tersangka, dalam kasus Hambalang, namum belum ada kepastian untuk ditahan. Begitu juga kasus Bail Out Century. KPK hanya memberikan angin segar kepada publik, kalau dalam pemeriksaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani ada hal baru. Tapi, apakah berani memeriksa wakil presiden Boediono, yang saat kasus itu terjadi menjabat Gubernur Bank Indonesia.

Di sisi lain, pada kasus impor daging. KPK begitu gesit dan langsung menahan tersangka dalam kasus tersebut. Bahkan, PPATK begitu cepat membongkar aliran uang kasus tersebut secara mendetail.

Melihat proses kasus-kasus tersebut, patutkah KPK disebut independen. Benarkan KPK menjadi pesanan penguasa. Beranikah KPK periksa lingkaran kekuasaan. (fr/rmol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (21 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Yang curang dan culas pasti akan terungkap kalau tidak di dunia, nanti pengadilan di akhirat menunggu,

  • Kalau ada kejanggalan ada indikasi kecurangan. Sangat kasat mata KPK diskriminatif. Beranikah KPK lakukan debat publik dengan pakar hukum untuk buktikan bahwa KPK tidak disrkriminatif dalam penanganan kasus?

Lihat Juga

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H.M. Sohibul Iman, PhD.  (lensaindonesia.com)

Revisi UU KPK, PKS: Tidak Hanya Ditunda, Tapi Kami Minta Dicabut dalam Prolegnas