Home / Berita / Nasional / RSI Gaza Masuki Tahap ME, MER-C Gagas Gerakan Rp 50 Ribu.

RSI Gaza Masuki Tahap ME, MER-C Gagas Gerakan Rp 50 Ribu.

Presidium MER-C, Jose Rizal Jurnalis
Presidium MER-C, Jose Rizal Jurnalis

dakwatuna.com – Jakarta. Presidium Medical Emergeny Rescue Committee (MER-C) dr. Joserizal Jurnalis,Sp.OT mengatakan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina, saat ini tengah memasuki tahap pembangunan Mechanical Electrical (ME), dan dijadwalkan selesai tahun ini.

“Progress RSI Gaza, saat ini memasuki pembangunan mechanical electrical, insya-Allah selesai tahun ini” ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu, (22/5).

“Kita akan cari dana sekitar Rp65 miliar untuk penyediaan alat kesehatan, sebagian peralatan rumah sakit seperti tempat tidur kita coba bawa dari Indonesia, dan peralatan lain kita beli dari Mesir dan Eropa,” papar dr. Jose.

“Kita memiliki program gerakan Rp20 ribu, dan menjadi gerakan Rp50 ribu untuk penyediaan alat- alat kesehatan tersebut,” tambahnya.

MER-C melakukan kampanye penggalangan dana tersebut dari Sabang sampai Merauke, semua lapisan masyarakat turut andil dalam pembangunan RSI Gaza tersebut.

Menurutnya, komitmen para relawan di Jalur Gaza sangat luar biasa, juga teman-teman di MER-C yang giat mencari pendanaan untuk pembangunan RSI Gaza tersebut.

“Para relawan berjibaku dalam pembangunan RSI Gaza, buktinya adalah mereka bertahan ketika terjadi perang pada bulan November lalu, walaupun mengalami kesulitan, mereka tetap bertahan” ujarnya.

Menurutnya, dana pembangunan RSI murni dari masyarakat Indonesia, menunjukkan betapa tingginya semangat rakyat Indonesia terhadap persahabatan dengan rakyat Palestina.

“RSI Gaza ini adalah sesuatu yang mampu kami berikan terhadap rakyat Gaza, yang telah diisolasi oleh Zionis Israel selama lima tahun lebih,” kata Jose.

“Persahabatan kita dengan rakyat Palestina bukan tanpa sejarah, mereka adalah salah satu penyokong kemerdekaan negara Indonesia, jadi ini bukan persahabatan yang baru. Maka, apabila mereka menderita kita juga merasa menderita, dan kita ingin mengurangi rasa sakit mereka dengan memberikan hadiah RSI ini,” tegasnya.

Dalam pembangunan RSI Gaza, bekerja 33 relawan Indonesia dari berbagai keahlian pekerjaan, mulai dari tukang batu, ahli listrik, ahli air, mahasiswa hingga insinyur sipil. Seluruh relawan berasal dari Pondok Pesantren Al-Fatah binaan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) berpusat di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, sebagai mitra dakwah dan ukhuwah MER-C. (ra/aft/mina)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

MER-C Beri Pengobatan dan Bantuan Kepada Korban Konflik Myanmar