Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Tingkatkan Serangan di Tepi Barat

Israel Tingkatkan Serangan di Tepi Barat

Silwad, Timur Ramallah, Tepi Barat Palestina (inet)
Silwad, Timur Ramallah, Tepi Barat Palestina (inet)

dakwatuna.com- Ramallah. Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan sekitar 25 warga Palestina terluka, termasuk 12 orang yang ditembak saat bentrokan dengan tentara Israel yang menyerang kamp pengungsi Al-Jalazoun dan kota Silwad, sebelah Timur Ramallah, Tepi Barat.

Bentrokan terjadi di pintu masuk kamp pengungsi Al-Jalazoun, dekat pemukim illegal Yahudi ‘Bet El’. Tentara Israel melancarkan tembakan ke warta yang mengakibatkan 12 orang Palestina terluka.

Pasukan Israel juga menculik seorang warga Palestina setelah menyerangnya di kota Silwad. Selain itu, tentara menyerang beberapa wartawan Palestina dan berhasil melukai satu orang yang bernama Moath Masyal, juru kamera kantor berita Anadolu, Turki.

Dalam berita terkait, ratusan warga Palestina sedang melaksanakan shalat Jumat di tanah yang dirampas Israel sebagai upaya mengambil alih tanah tersebut di desa Deir Jarrir, timur Ramallah. Tentara Israel menyerang warga Palestina dengan menembakkan bom gas dan peluru karet berlapis logam.

Serangan bom gas mengakibatkan beberapa warga Palestina pingsan. Israel juga menembaki warga Palestina yang berada di tanah illegal Israel, menurut laporan International Middle East Media Center (IMEMC), Sabtu (18/5).

Sementara itu, tentara Israel menyerang kembali kamp pengungsi Al-Arroub, utara selatan tepi Barat, kota Hebron. Pada Jum’at malam, tentara Israel kembali menyerang desa Jaba’, kota Jenin yang merusak properti rumah Moath Alawna.

Selanjutnya, tentara Israel menyerang desa Sanour, dekat kota Jenin, menerobos rumah-rumah warga dan menginterogasinya. Sumber-sumber setempat mengatakan, beberapa pohon dan tanaman terbakar akibat bom gas yang diluncurkan tentara Israel.

Pada kamis lalu, tentara Israel menumbangkan lahan pertanian milik penduduk Palestina di desa Aqraba, dekat kota Nablus, Tepi Barat Utara. Tentara Israel mengklaim bahwa tanah tersebut milik negara.

Hamza Deeriyya, anggota Komite Pertahanan Aqraba Land, melaporkan bahwa tentara Israel meratakan 25 dunam tanah di daerah Mahfouriyya oleh buldoser militer Israel. Tanah tersebut ditanami pohon zaitun dan almond. (usb/MINA)

About these ads

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina