02:24 - Jumat, 28 November 2014

Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Arab

Rubrik: Silaturahim | Kontributor: dakwatuna.com - 14/05/13 | 22:14 | 05 Rajab 1434 H

dakwatuna.com – Jakarta. Salah satu kelemahan mendasar sistem pengajaran bahasa Arab di kalangan non-Arab adalah lemahnya kurikulum pengajaran yang diterapkan. Dalam segenap aspeknya, terutama visi dan metodologi, kurikulum yang ada pada umumnya mengajarkan bahasa Arab dengan orientasi tradisional, yakni demi tujuan-tujuan keagamaan dengan aksentuasi pada aspek penguasaan grammar dan keahlian menterjemah.

Untuk saat ini, sistem pengajaran dengan model kurikulum seperti ini tidak lagi relevan dan oleh karenanya harus segera dirubah. Sebab, bahasa Arab sebagai bahasa internasional tidak lagi hanya berfungsi sebatas bahasa agama, akan tetapi telah menjadi media komunikasi seluruh aspek kehidupan, demikian ujar Hilabi.

Konsekuensinya, bahasa Arab tidak lagi cukup hanya dikuasai secara pasif dalam bentuk penguasaan grammar dan keahlian menterjemah, akan tetapi harus dikuasai secara komunikatif dalam pengertian yang lebih luas, baik lisan maupun tulisan tuturnya lagi.

Untuk itu, pengenalan – sebagaimana tujuan Seminar ini serta pengembangan kurikulum yang mendukung sistem pengajaran bahasa Arab yang lebih modern menjadi sebuah keharusan. Seminar yang diadakan hari Sabtu (11/5/2013) ini terlaksana atas kerja sama antara Forum Ukhuwah dan Study Islam Universitas Islam Jakarta dengan Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia. (ist/hdn)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
90 queries in 1,373 seconds.