Home / Berita / Silaturahim / Muskerda 2 KAMMI Papua

Muskerda 2 KAMMI Papua

KAMMI Papua Dan KPU: Komitmen Mengawal Pemilu 2014 yang Bersih, Jujur, Dan Adil

dakwatuna.com – Jayapura. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Papua menggelar Musyawarah Kerja Daerah 2 (Muskerda 2) yang berlangsung di Asrama Haji Jayapura yang dilaksanakan dari tanggal 10 – 12 Mei 2013.

Di hari pertama Mukerda 2 KAMMI Papua Jum’at (10/5/2013) pukul 09.00 – 11.30 dilaksanakan Opening Ceremony. Dalam sambutannya ketua Pengurus Daerah (PD) KAMMI Papua menegaskan bahwa “kader KAMMI harus mengembangkan kemampuan riset dan kepemimpinan, Pergerakan politik KAMMI ke depan akan semakin banyak tantangannya, maka diperlukan kapasitas internal kader untuk menuju ke sana, di Muskerda II ini kita jadikan sebagai evaluasi internal secara menyeluruh” terang pak Andi M Latief, S.HI.

Di kesempatan lain turut hadir ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PD KAMMI Papua Muh. Firdaus Abduh, ST yang juga sekaligus membuka secara resmi kegiatan Mukerda 2 KAMMI Papua. Beliau menjelaskan bahwa “Kerja di KAMMI adalah bagian dari kerja besar misi dakwah. Lanjut Firdaus dalam pemaparannya Kader KAMMI harus memahami kesinambungan sejarah lahirnya KAMMI, harapannya muskerda ini mampu melahirkan agenda strategis yang tidak terlepas dari kesinambungan sejarah.

Di hari yang sama acara Muskerda di rangkaian juga dengan kegiatan Stadium General dengan tema “Transformasi Basis Gerakan Mahasiswa Dalam Mengawal Pemilu 2014”. Hadir sebagai narasumber yaitu Perwakilan KPU Kota Jayapura Syamsuddin Usman, SE, Ketua KAMMI Daerah Papua A. M Latief, S.HI dan La Madi de Lamato, SE yang juga penulis buku sekaligus aktivis LSM yang bergerak di bidang kebijakan Daerah.

Dalam Stadium General ini ada komitmen bersama baik dari pihak KPU dan KAMMI Papua untuk mendorong pemilu bersih, jujur dan adil. Pak A. Latief menegaskan bahwa KAMMI Papua akan mengadvokasi pemilu 2014 bahkan sudah menjalin komunikasi dengan lembaga LSM di Papua. Mahasiswa punya peran penting dalam mengawal pemilu karena mahasiswa masih idealis dan belum terkontaminasi kepentingan politik tertentu, terang Syamsuddin Usman dari KPU. Menurut La madi de Lamato, Budaya mahasiswa sekarang memprihatinkan, lebih kepada sifat hedonisme. Dibandingkan dengan ketika Era 1998 budaya mahasiswa hanya bergelut dengan diskusi, membaca, menulis dan demonstrasi, itu saja terus menerus secara berkesinambungan.

Ketua KAMMI Daerah Papua Andi M Latief, S.HI dalam closing statementnya menegaskan bahwa KAMMI Papua siap mengawal pemilu 2014 dengan jujur dan bersih, dan tak tanggung-tanggung, KAMMI Papua sudah bekerja sama dengan beberapa lembaga advokasi di papua untuk mengadvokasi setiap kejahatan yang ada dalam pemilu ke depan

“Selain Kegiatan Musyawarah Kerja (Muskerda) 2 dan Stadium General kegiatan ini juga sedianya dilaksanakan hingga hari ahad (12/05/2013) dengan beberapa rangkaian agenda di antaranya Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA), Persidangan, dan kunjungan objek budaya, seni dan wisata di sekitar kota Jayapura” ujar Haris Husain Ketua Panitia Muskerda. (bur/drs/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Tenaga Kerja Asing

KAMMI Sindir Jokowi Pro Asing-Aseng dan Tidak Berpihak pada Buruh Lokal