Home / Berita / Opini / KPK, Komisi Penghilangan Kasus atau Komisi Pemberantasan Korupsi?

KPK, Komisi Penghilangan Kasus atau Komisi Pemberantasan Korupsi?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

kpkdakwatuna.com Untuk Indonesia yang panas dingin karena baru saja menyaksikan bung Fahri Hamzah vs jubir KPK Johan Budi. Polemik negeri semakin menjadi-jadi. Kian banyak rakyat yang tertipu kemudian mempercayai yang tak semestinya dipercayai.  Orang-orang publik melakukan pembohongan sehingga publik merasa itu adalah benar.

Sebut saja utusan KPK yang menyegel mobil LHI tanpa surat sita. JB mengatakan bahwa surat apa yang harus dibawa? (dalam salah satu acara di Metro tv, 8 Mei 2013) Nah.. Nah.. Ini jelas menjadi tanda tanya besar bagi publik. Ngapain datang-datang terus main nyegel aja kalo nggak punya surat. Ini menandakan tidak ada tujuan yang jelas, kan? Saya jadi bingung.

Mulai dari kasus Century, Hambalang yang tiada habisnya bahkan ditunda dan dipending oleh KPK. Bukan saja dipending, bahkan seketika kasus lenyap begitu saja seakan tak pernah terjadi. Malah mencuat kasus-kasus yang baru seolah menutupi kasus sebelumnya.

Yang belum jelas duduk perkaranya malah itu yang diurus. Yang sudah jelas malah bebas berkeliaran jalan-jalan. Yang belum jelas malah sudah mendekam dalam tahanan.

Oh KPK! Entah bagaimana ceritanya. Bukannya menyelesaikan satu masalah terlebih dahulu baru selesaikan masalah yang lain. Seolah-olah KPK terkesan menghilangkan kasus yang satu dengan membooming-kan kasus yang lain. Sehingga kasus-kasus sebelumnya malah hilang tak berjejak. Kasus dianggap hanya permainan belaka dan masyarakat sebagai penikmatnya.

Tidak! Karena masyarakat butuh kejujuran dan keadilan. Bukan sekedar OMDO yang tidak terealisasikan.

Semoga om-om yang di KPK dimudahkan mengusut tuntas setiap kasus korupsi. Pastinya om, harus satu-satu ya. Selesaikan yang jelas baru selesaikan yang belum jelas. Insya Allah akan dipermudah.

 

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
  • Bisa STEREO tuh KPK, di satu sisi
    Komisi Penghilangan Kasus dan bisa jadi Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Hahhahaha

Lihat Juga

Ilustrasi - Gedung KPK. (swatt-online)

Jangan Lupakan Sumber Waras