08:20 - Rabu, 28 Januari 2015

Ternyata ICW Terima Dana dari Yahudi

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 13/05/13 | 16:47 | 04 Rajab 1434 H

icwdakwatuna.com – Jakarta. Sejumlah organisasi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia diduga menerima dana sebagai atas keikutsertaan mengkampanyekan anti tembakau dan anti rokok di Indonesia dari lembaga fund raising Amerika Serikat yakni Bloomberg Initiative. Hal ini berdasarkan data yang dilansir dari www.tobaccocontrolgrants.org.

Sangat disayangkan, salah satu dari sekian penerima dana dari lembaga asing yang didirikan oleh seorang Yahudi, Michael Bloomberg, adalah Indonesian Corruption Watch (ICW).

Sebagaimana dirilis oleh kantor berita Antara, di antara  delapan LSM di Indonesia yang menerima dana dari Bloomberg Initiative, satu diantaranya adalah ICW dengan penerimaan sebesar 45,470 ribu dolar AS.

Tak urung hal tersebut mendapat tanggapan dari beberapa anggota DPR RI.

Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning menyayangkan salah satu lembaga yang menerima dana dari Bloomberg Initiative itu adalah Indonesian Corruption Watch (ICW). Berdasarkan data yang dilansir situs tersebut, ICW menerima dana sebesar USD 45.470 atau setara Rp 409.230.000. Dana tersebut dikucurkan pada periode program bulan Juli 2010 hingga Maret 2012.

“Saya sangat menyayangkan ICW sebagai sebuah lembaga yang concern memberantas korupsi, ternyata menerima dana asing,” kata Ribka kepada wartawan di DPR, Jakarta.

“Saya awalnya melihat ICW seperti KPK, tetapi akhirnya ketahuan terima duit dari asing. Mereka melacurkan bangsanya sendiri. Kita tahulah bagaimana mereka mendapatkan uang,” ungkap Ribka.

Senada dengan Ribka, Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatullah, mempertanyakan dana asing yang diterima Indonesian Corruption Watch (ICW) tersebut.

“Apakah ICW yakin dana asing itu dana bersih? Bukan hasil dari pencucian uang? Bagaimana ICW punya mekanisme mengecek bahwa dana asing itu mempunyai legitimasi,” kata Poempida ketika dihubungi wartawan.

Koordinator ICW, Danang Widoyoko, mengakui bahwa lembaga yang dipimpinnya mendapat suntikan dana dari Bloomberg Initiative, lembaga yang di inisiasi Wali Kota New York, Michael Bloomberg itu.

Ia beralasan, penerimaan dana sebesar 45,4470 dolar AS, atau setara Rp.409.230.000 itu adalah demi menyukseskan kampanye anti rokok pada anak-anak.

Meski demikian, keputusan ICW menerima bantuan asing, terlebih yang dipelopori seorang Yahudi patut disayangkan. Sebab hal tersebut dapat mempengaruhi kebijakan. Padahal ICW sendiri adalah LSM yang bergerak dalam pencegahan korupsi yang seharusnya dapat bersikap independen tanpa intervensi dari pihak manapun.

Namun, sebagaimana diungkapkan oleh Poempida, dampak penerimaan dana tersebut sudah banyak digunakan untuk mempengaruhi kebijakan.

“Pendana asing pun harus patuh pada aturan bahwa tidak boleh melakukan intervensi kebijakan, nah ini kan dampaknya sudah banyak digunakan untuk mempengaruhi kebijakan. Agenda asing seperti ini sungguh sangat berbahaya untuk Kedaulatan NKRI,” ujar Poempida. (ms/im/mdc/si)

Redaktur: Saiful Bahri

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (24 orang menilai, rata-rata: 8,63 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • ThaifahManshurah

    wajarlah dapet dana dr yahudi
    yg namanya LSM
    mau LSM lingkungan kek, LSM hukum kek, LSM ham kek, LSM agama kek, LSM demokrasi kek, dll
    dapet dananya pasti dr asing

    apalagi ICW
    lambang ICW sendri ada simbol illuminatinya(lambang dajjal)
    ALL SEEING EYE

  • http://www.facebook.com/ahmad.sayadi.94 Ahmad Sayadi

    yang saya ketahui selama ini sebuah badan atao organisasi yang mempunyai lambang “MATA SATU” adalah perpanjangan tangan dari dajjal lambang ICW bermata satu hanya kebetulan saja kah ???

    • Linoharsih Khaerunnisa

      wew…ia yah… baru ngeh itu lambangnya

    • http://www.facebook.com/agustien.mulyantini Agustien Mulyantini

      wah saya juga baru ngeuh lambangnya mata satu,ckckc

  • achmad

    pantas orang icw gaya bicaranya aja kaya yahudi…

  • http://www.facebook.com/fakhri.nasher Fakhri Zuhdian Nasher

    sangat disayangkan kalau seandainya lembaga yang selalu mendukung KPK adalah yang seperti ini, tidak aneh rasanya kalau pemberantasan korupsi juga pakai sistem tebang pilih..

  • http://www.facebook.com/anthomassardi2 Antho Massardi

    “Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuhmu,
    karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka
    menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala,” (QS Fathir [35]: 6).
    “Dan Allah lebih mengetahui daripada kamu tentang musuh-musuhmu. Dan
    cukuplah Allah menjadi Pelindung bagimu. Dan cukuplah Allah menjadi Penolong bagimu,,” (QS an-Nisa’ [4]: 45).

  • http://www.facebook.com/khazanah.merahputih Khazanah Merah Putih

    lambangnya aja udah mata satu, sama dengan imprasial, …..

  • http://www.facebook.com/heri.subiyandono Heri Subiyandono

    bukan rahasia lagi kalau ada kelompok2 (entah itu kelompok abangan, kristen, islam dan atau kelompok lainya) menerima dana asing………..

    • prm

      dana asing tp niatnya baik tdk masalah..kenyataannya bgs kita mmg msh miskin & butuh bantuan asing…kita bgs Indonesia mau sombong ga mau terima dana asing… kenyataannya mmg kita butuh dana asing utk berantas rokok pada anak2 & kita sendiri tidak bisa menyelamatkan anak2 Indonesia….tp dana asing yg bisa…tanya pemerintah Indonesia bgm bisa tjd?

  • http://www.facebook.com/el.basitoeta El Basitoeta

    Jangan sampai ICW dianggap maling teriak maling, sibuk mengawasi korupsi, justru menerima uang dari lembaga asing yg ga jelas sumbernya.

  • http://www.facebook.com/izzatul.yazidah.5 Izzatul Yazidah

    ooo…baru tau kalo ICW juga ngurusin anti-rokok, aneh aneh aneh

  • prm

    kadang kita bgs Indonesia sombong & arogan tdk mau terima bantuan asing yg perhatian dg masalah di Indonesia. Anak2 Indonesia sdh diambang batas bahaya krn efek rokok dini & asap rokok, pemerintah diam saja krn tidak punya dana & tidak punya inisiatif menyelamatkan anak2 Indonesia. Bahkan dana APBN utk sosial & pendidikan malah dikorupsi pejabat2 pemerintah. So kalo ada bantuan asing, maklum saja krn negara kita memang masih miskin & blm mampu menyelamatkan anak bangsa sendiri

  • Istain Hendry

    jangan jangan oknum ICW adalah antek antek zahudi yg sengaja disusupkan ke indonesia

  • MNJoen

    gak usah heran bos… logonya aja si MATA SATU…..

Iklan negatif? Laporkan!
88 queries in 1,243 seconds.