Home / Berita / Nasional / Datang Malam-malam, Tanpa Surat Penyitaan, KPK Seenaknya Sita Mobil Milik Partai dan Kader PKS.

Datang Malam-malam, Tanpa Surat Penyitaan, KPK Seenaknya Sita Mobil Milik Partai dan Kader PKS.

Arogansi KPK (ilustrasi)
Arogansi KPK (ilustrasi)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kader PKS tidak pernah menghalangi upaya petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyita mobil milik Luthfi Hasan Ishaaq. Yang menjadi persoalan ketika petugas keamanan kantor PKS menanyakan surat penyitaan, petugas KPK yang datang, Senin (6/5) malam  tidak bisa menunjukkan surat tersebut.

“Mereka hanya mengatakan nanti menyusul,” kata Zainuddin Paru, kuasa hukum LHI, Selasa (7/5) di Jakarta.

Persoalan lainnya, kata Zainuddinn, tidak semua mobil yang akan di sita milik LHI. “Ada mobil partai, dan milik kader PKS lainnya,” imbuh Zainuddin.

Zainuddin mengemukakan, ada dua hal yang menjadi keberatan tim hukum LHI. Pertama, KPK datang untuk menyita tanpa membawa surat penyitaan, sehingga petugas tidak tahu mobil mana saja yang ingin di sita.

Kedua, tidak semua mobil yang akan di sita milik LHI.

“Jadi ada prosedur yang tidak dipenuhi KPK, sehingga wajar jika petugas pengamanan menanyakan surat-surat itu,” katanya.

Terkait pengempesan ban mobil yang akan di sita KPK, Zainuddin menyatakan, pengempesan itu justru untuk mencegah agar mobil tersebut tidak dibawa keluar oleh pemiliknya. Karena hal itu justru akan menimbulkan delik baru.

Dan pengempesan dilakukan ketika petugas KPK sudah meninggalkan area kantor DPP PKS.

“Karena para pemilik mobil tersebut tidak terima mobilnya disita, sehingga mereka ingin membawa keluar.  Ketika berkonsultasi dengan saya, saya melarangnya,” tegas Zainuddin.

Menurut Zainuddin, dari enam mobil yang diberi KPK Line, hanya dua mobil yang milik LHI, yaitu Mazda putih dan Pajero hitam. Sisanya milik partai dan kader PKS.  (sbb/dakwatuna.com)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • bakar kpk dan kroni2nya

  • dhaniar jauhari

    andai KPK punya gigi, maka bagian yang tajamlah untuk menggigit penyeru dakwah,yang tersandung fitnah korupsi dan bagian yang tumpullah untuk penyeru kebatilan yang jelas-jelas korupsi. semoga KPK kembali kepada fitrahnya.

    • Ohhhh…. partai yg berazaskan agama BOLEH KORUPSI ya….. dan tidak boleh diadili ya??????????

  • tetap kul walau hati hot

  • (* AWAS ngaku-ngaku KPK / POLISI bisa nyita barang berharga kite , tuk cari kesempatan suasana memang PANAS .

  • hery

    Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku sudah membawa surat penyitaan saat mendatangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera untuk menyita lima mobil pada Senin (6/5/2013) malam. Tim penyidik KPK juga membawa surat penyitaan saat kembali mendatangi Gedung DPP PKS pada Selasa (7/5/2013) siang tadi.

    “Semalam juga (bawa), tadi juga dibawa, ditunjukkan kepada penjaga gedung,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta

    .http://nasional.kompas.com/read/2013/05/07/20415968/Saat.Datangi.DPP.PKS.KPK.Bawa.Surat.Penyitaan

    • rakyat awam seperti saya telah berhasil dibuat bingung oleh media

  • rikboy

    New Tyranny Order

  • Yadi

    Saksi yang dibawa KPK yang akan nunjukin mobilnya aja kabur artinya surat penyitaannya belum jelas apa yang mau disita… http://nasional.inilah.com/read/detail/1986808/saksi-kpk-kabur-saat-sita-mobil-di-dpp-pks#.UYnFPFJVLiQ

  • sekarng mobilnya besok apalagi yach…..jangan2 kantor DPP PKS juga kena segel….

    • sebaik & sesantun apapun cara penangkapan MALING,mereka pasti punya cara untuk menghalalkan perbuatan mereka, dan tak pernah suka dirinya/hartanya sita…. Dasar MALING!!!!

  • kpk oh kpk, ada apa dengan MUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU

  • Erik Eri

    Media media sudah berhasilkah kamu untul mebodohi rakyat. Alangkah bejay nya kamu memutar balikan fakt siapakah yang bayar kamu????

Lihat Juga

BPK Kembali Menegaskan, Sumber Waras Rugikan Negara Rp 191,33 Miliar