Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Siapkan Perang Baru di Jalur Gaza

Israel Siapkan Perang Baru di Jalur Gaza

Tentara Israel di Jalur Gaza
Tentara Israel di Jalur Gaza

dakwatuna.com – Gaza.   Militer Zionis Israel dilaporkan sedang bersiap untuk melancarkan perang baru terhadap Jalur Gaza yang diblokade dalam upaya untuk memberangus gerakan perlawanan Hamas.

Menurut situs Israel, Walla, militer Zionis Israel sedang mempersiapkan untuk meluncurkan “Operasi Pilar Pertahanan II” terhadap Gaza untuk menghancurkan infrastruktur militer Hamas.

Hingga kini Israel tidak memiliki keyakinan mengenai perdamaian. Untuk itu Tel Aviv mencari-cari alasan untuk memulai serangan ofensif lain di Gaza. Militer Israel akan mengerahkan lebih banyak pasukan dalam perang mendatang menghadapi Hamas, seperti dilansir kantor berita IRNA.

Israel meluncurkan “Operasi Pilar Pertahanan I” terhadap Gaza pada November 2012. Lebih dari 160 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak tewas dan sekitar 1.200 lainnya terluka. Adapun lebih dari 1.500 orang telantar selama perang delapan hari tersebut.

Sebagai balasan, pejuang Palestina menembakkan roket dan rudal ke kota-kota Israel yang menewaskan sedikitnya lima orang Israel. Serangan itu berakhir setelah Mesir memediasi gencatan senjata antara Hamas dan Zionis Israel. Sejak gencatan senjata dengan Hamas yang ditengahi oleh Mesir pada bulan November 2012, Zionis Israel telah berulang kali melanggar kesepakatan tersebut. (eh/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,10 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Ucuptepong Maleo

    ha..ha….terima kasih bangsa-bangsa monyet, kalian adalah monyet-monyet pijakan kami menuju gerbang yang telah kami mimpi-mimpikan…

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina