Home / Berita / Internasional / Amerika / Muslim Amerika Adakan Baksos Untuk Ribuan Tunawisma

Muslim Amerika Adakan Baksos Untuk Ribuan Tunawisma

Komunitas muslim di New Jersey, AS
Komunitas muslim di New Jersey, AS

dakwatunNew Jersey, 24 Jumadil Akhir 1434/3 Mei 2013 (MINA) – Setiap bulan Muslim di Amerika mengadakan program sosial dengan memberi makan ribuan tunawisma yang menderita kelaparan di pusat kota New Jersey dan Pennsylvania.

“Ini merupakan kebutuhan besar dan kesempatan kita untuk membantu saudara-saudara kita di Amerika,” kata Aliza Haniff, Administrator di National Islamic Association Soup Kitchen.

“Sebagai Muslim kita bersyukur kepada Allah atas kesempatan ini, alhamdulillah kita memasuki tahun ke tiga dalam membuka dapur umum kami,” tambahnya.

Asosiasi Islam Nasional atau National Islamic Association (NIA) merupakan Islamic Center sekaligus  masjid di Newark, New Jersey yang juga merupakan salah satu tempat berkumpulnya Muslim Amerika. NIA juga merupakan pusat diterimanya bantuan yang diberikan oleh American Muslims for Hunger Relief (AMHR) dengan setiap bulan menyediakan fasilitas dapur umum.

AMHR adalah organisasi bantuan sosial yang mengkoordinasikan dan mendistribusikan bantuan pangan. Organisasi ini dalam prakteknya juga bekerjasama dengan perusahaan lokal yang menyumbangkan makanan.

Pada Maret, organisasi ini telah mendistribusikan 1.000 makanan kepada orang-orang yang membutuhkan makanan dan para tunawisma di New Jersey dan Philadelphia.

Menurut Biro sensus Amerika Serikat, pada tahun 2011, 46.200.000 orang, hampir 15 persen populasi Amerika yang hidup dalam garis kemiskinan dan 17,9 juta keluarga juga mengalami rawan kekurangan makanan.

Pengurus masjid menyatakan, program dapur umum tersebut merupakan solusi dari masalah yang mereka di wilayah tersebut, demikian laporan Onislam.net yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Jum’at (3/5).

“NIA berpendapat, bahwa program yang diberikan  American Muslims for Hunger Relief (AMHR) merupakan bagian dari program pendidikan dan penyuluhan untuk masyarakat, tanpa memandang usia, jenis kelamin atau agama,” kata Haniff.

“Kami tidak berdakwah selama di dapur umum, tetapi jika mereka bertanya tentang Islam maka kami akan memberinya penjelasan,” tambahnya. Haniff berpendapat bahwa satu-satunya tujuan kami adalah untuk memberi makanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu NIA berharap dapur umum tersebut memiliki fasilitas yang lebih baik dengan mempunyai bangunan sendiri di Islamic center yang saat ini sedang dilakukan renovasi.  (iar/mar/mina)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Di Insdonesia ada juga pembagian supemir /indomie buat kaum fakir Islam dari kaum nasrani……dinegara uncle sam ternyata masih banyak orang miskinnya……kasian mereka.

Lihat Juga

RISKA Gelar Anjangsana Sosial di Tanah Tinggi