Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Damaikan

Damaikan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Mengikhlaskan itu lebih Menenangkan
Tak perlu Bergelut dengan dendam atau cacian
Merelakan setiap yang dirasa itu lebih menyenangkan
Tak perlu Sesak menerpa atau gundah Merana

Terjatuh, tergores dan terluka itu sakit
Tetapi ketika senyummu yang kau beri
Maka biarkan hati yang menjalankan fungsi
Mengeluarkan keimanan di dalam hati
Menggambarkanmu sebagai seorang mengontrol Emosi

Sebab Sabar Tak Terbatas
Sebab Air Mata kan terus ada
Sebab Ujian kan terus dirasa
Maka Damaikan semua
Dengan Iman dan senyuman
Hirup dan Pandanglah KuasaNya
Itu lebih mengasyikkan

Aku, kamu dan semua bukan Bidadari,
Bukan Malaikat yang tak pernah Alpa,
Tetapi Manusia yang Penuh dengan Potensi Dosa
Tapi Ingatlah akan apa yang kita miliki Hari ini
Semua Potensi telah Ia Beri
Maka tugas kita menyelaraskan Potensi dengan Semua Ketentuan dan KetetapanNya

Mengeluhlah, Menangislah dan Tersungkurlah di hadapanNya
Karena Kesulitanmu hanya Pantas dilihat olehNya
Beban dan ujian Hanya Allah Kuncinya
Berbagi dan ceritakan Semua KepadaNya.

Qolbu Kaulah penguat Gerak
Lisan Kaulah yang Menjadi Cerminan
Laku Kaulah Tanda Kekuatan.
Semoga Allah Selalu menjagamu
Dalam Lingkar keimanan
Seluas Apapun Ujian
Seberat apapun Cobaan
Tetaplah Iman Yang Kau Simpan

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Suka Duka di Balik “Aksi Damai 411”