Home / Berita / Daerah / Lurah Warakas Akan Menggugat Jokowi ke MK

Lurah Warakas Akan Menggugat Jokowi ke MK

Lurah Warakas, Mulyadi
Lurah Warakas, Mulyadi

dakwatuna.com – Jakarta. Lurah Warakas Mulyadi protes terhadap lelang jabatan yang digulirkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Dia bahkan menyiapkan diri untuk menggugat ke Mahkamah Konstitusi dan sudah membahas soal ini dengan ahli hukum Yusril ihza Mahendra.

Menurut Mulyadi, proses lelang jabatan melanggar Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Nantinya dia dan PNS yang lain berniat mengadukan permasalahan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jadi 80 PNS, dari lurah dan camat, sekretaris lurah (Sekel), wakil lurah, sekretaris kota (Sekot) yang tidak ikut kemarin ini, nantinya kita akan berencana tuntut ke MK. Kita sudah telepon ‘share’ masalah ini ke Pak Yusril,” Kata Mulyadi kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/4).

Mulyadi menjelaskan pihaknya meyakini banyak lurah dan camat lain belum berani menunjukkan sikap yang sama soal proses lelang jabatan sekarang ini.

“Saya yakin jika bersatu, banyak yang mau protes soal lelang jabatan ini. Tapi karena takut maka banyak yang lebih memilih diam,” ungkapnya.

Mulyadi menambahkan sudah siap menghadapi segala risiko yang ada dengan sikapnya menolak kebijakan Gubernur DKI Jakarta.

“Saya kira Jokowi tidak bisa main pecat PNS dengan mudah, harus ada kesalahan yang jelas mengenai itu, jika kita melakukan tindak kriminal seperti korupsi, baru bisa pecat. Saya siap dipanggil Jokowi,” bebernya. (pda/mdc)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,10 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Yang tidak mau berubah akan dimakan jaman.

  • Manusia seperti lurah inilah yang membuat bangsa tak pernah maju…ibarat operating sistem, Indonesia masih pakai sistem pemerintahan ala windows 95 padahal windows 8 sudah released…Indonesia butuh Inovasi dan pemikiran out of the box untuk keluar dari krisis ini…Kita lihat saja nasib lurah konyol ini..

  • tunjukkan kebenaran……
    maju terus kang Lurah…

    • kebenaran apanya justru dengan proses lelang jabatan akan di lihat kemampuan mereka, kalau dia merasa mampu kenapa harus menolak cara jokwi…

    • alan

      yeeee pe’a luu yaa …
      yg jabatannya di lelaang ntu yaa gara2 kaga bner kerja’a …

      malaah tunjukan kebenaran …
      pe’a luu

    • Arif YeeHa

      Nie orang pasti kaga ngerti niihh, tp sok ngerti.. jd malu sndiri dah.. wkwkwkwk
      dasar pe’a.. :))

  • ridho

    lihat tuh fotonya,, takut bersaing nih orang. takut kehilangan cuan.

  • Arif YeeHa

    Dengan dia protes gini ajh udah ketauan donk kalo dia itu kerjanya gak beres sebagai lurah.. makanya takut dgn adanya lelang jabatan.. dasar gak guna..

  • Duren Mantap

    hukum kolonial dipakai……….. maju pak jakowi

  • Hamba Allah

    kalau ngak salah lurah nih dah diam… Karena ketahuan menyalahgunakan rusun…. menyewakan rusun..dll….. dah diem dia..ketahuan belangnya..

    terus ngapain dakwatuna memperjuangkan orang seperti itu?

    Menang kalah itu biasa… Yang kalah harus mendukung yang menang, biar jakarta maju… kalau ada pilkada lagi, saingan lagi..setelah itu, yang menang dibantu…gitu yang benar……

Lihat Juga

Bahas Kondisi Kemanusiaan Palestina, KNRP Temui Tiga Gubernur