Home / Berita / Daerah / Karena Sandal di Masjid, Satu Keluarga Masuk islam

Karena Sandal di Masjid, Satu Keluarga Masuk islam

 

Sandal Jepit (ilustrasi)
Sandal Jepit (ilustrasi)

dakwatuna.com – Aceh. Tertarik dengan ajaran Islam, satu keluarga Katholik di Dusun Sigarap Desa Sikoran Danau Paris memutuskan masuk Islam. Teungku Jamaluddin, Da’i perbatasan di desa Napagaluh Kecamatan Danau Paris Kabupaten Aceh Singkil mengatakan telah mensyahadatkan satu keluarga Katholik  hari Sabtu.

Menurut keterangan Teungku Jamaluddin, kesan dan alasan mereka sehingga memutuskan untuk masuk Islam disebabkan karena mereka melihat adanya keseragaman umat Islam dalam beribadah terutama ketika datang ke masjid semua berbusana yang sama dengan memakai mukena putih sehingga tidak menghilangkan perbedaan antara kaya miskin.

“Islam juga melarang kita menampakkan aurat kepada orang lain,” ujar Jamaluddin Sabtu, (27/04/2013) kemarin.

Kelima muallaf ini adalah; Tias Mida Br Sitorus (orang tua), Rika Maria Br Malau (Anak Perempuan), Reno Josep Malau (Anak Laki-laki), Romiana Maria Br Malau (Anak Perempuan) dan Rikki Neysyen Josep Malau.

Menurut  keterangan muallaf kepada Teungku Jamaluddin,  alasan lain memutuskan masuk Islam adalah karena mereka terkesan dengan agama Islam melalui ajaranya yang sangat selektif dalam memilih makanan yang bersih dan kesucian lain. Hal ini, menurutnya membuat banyak umat Islam yang “bercahaya” wajahnya. Apalagi saat melakukan ibadah sebelumnya mereka diperintahkan untuk bersuci.

Dan yang paling mereka suka dan tertarik ketika melihat umat Islam datang ke masjid untuk beribadah, mereka diwajibkan untuk membuka sepatu dan sandal agar bisa masuk ke Masjid karena mereka sangat menyadari bahwa Masjid itu adalah rumah Allah (rumah tuhan) yang wajib dijaga kesuciannya.

Sementara itu, di daerah dekat masjid tempat Teungku Jamaluddin bertugas untuk dilakukan pembinaan intensif dalam mengajari dasar-dasar agama Islam.

Sebelumnya, Teungku Jamaluddin dan kawan-kawannya juga sudah mensyahadatkan banyak pemuda Katolik dan saat ini mereka dibawa ke lembaga pendidikan dayah di beberapa dayah di Aceh untuk mendapatkan pendidikan Islam yang intensif. Salah satu dayah yang menampung muallaf ini adalah Dayah Mahyal Ulum di Kecamatan Sibreh Aceh Besar.

Perhatian pemerintah kurang

Meski kebutuhan pembinaan muallaf di Aceh cukup besar, menurut Jamaluddin, hingga saat ini mereka kekurangan bantuan biaya pendidikan mereka. Karena itu Jamaludin mengharapkan perhatian pemerintah khususnya instasi yang menangani santunan dan bantuan para muallaf yang baru masuk Islam seperti Baitul Maal dan juga masyarakat Muslim lainnya yang memiliki kemampuan.

Menurut Teungku Jamaluddin, keluarga ini merupakan kurang mampu dan juga mereka anak yatim yang sudah di tinggalkan ayahnya 5 tahun yang lau. Mereka mempunyai keinginan dan kesungguhan untuk mempelajari Islam. Mereka memiliki enam bersaudara,  sedangkan dua anggota keluarga lagi masih berada di Kabanjahe dan Dolok Sanggul Sumatera Utara yang isyaAllah kedua orang ini akan menyusul masuk Islam kata Ibunya seperti yang dituturkan oleh Teungku Jamaluddin.

Setelah mengaku mensyahadatkan satu keluarga ini, Jamaluddin yang juga da’i perbatasan yang telah dikirim oleh Dinas Syari’at Islam Prov. Aceh ini saat ini sedang berupaya  mencari rumah kontrakan untuk keluarga mualaf tersebut. Siapa mau bantu? (tz/ca/hdt)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (137 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • joko suroto

    Maaf, mau tanya. Emang masuk masjid di WAJIBKAN buka alas kaki ya?

    • kalo ada tamu masuk rumah anda tanpa membuka sandal/sepatu apa yg anda rasakan??

      • nandoz

        rumah mbah saya kalo masuk pake sandal kok… serius…

        • adi fajril

          Masalahnya masjid bukan rumah mbahmu..

        • pakdeaja

          SELAMA MBAH SAMPEYAN TIDAK MASALAH DENGAN ADANYA “KOTORAN & NAJIS”, sekalian aja tuh,,,maaf yaaaaa BEOL n PIPISnya sekalian ajaa di dlm rumah. Bisa d ruang tamu, ruang keluarga ato dikamar tidur sekalian. Gak usah repot2 ke WC lg toh??? PEACEEEEEEE.

          • tindra

            udah mas orang Gaje jangan d tanggepin

      • tidak ada hubungannya dengan masuk rumah. islam tidak mengajarkan untuk membuka sandal/ sepatu ketika ketika masuk rumah. tergantung situasi dan kondisi. kalau lantainya bersih ya dilepas kalau lantainya kotor ya dipakai

        • adie

          itu kan cuma perumpamaan aja to om, ya ada benernya jg membuka alas kaki ketka masuk rumah kan untuk menjaga kebersihan rumah..lah misal alas kaki dari luar habis nginjak kotoran dipake masuk rumah apa baunya kagak kemana2 tuh najis pula, apalagi di rumah Allah yang suci….islam memang tdk mengajarkan membuka alas kaki ketika masuk rumah tapi islam mengajarkan untuk menjaga kebersihan dan kesucian

        • andi

          pak guest.. setahu saya islam mengajarkan kebersihan bagi umatnya..jadi seharusnya alas kaki dilepas kalau masuk rumah, akan tetapi jika mau makai alas kaki di dlam rumah biasanya disediakan alas kaki khusus untuk di dalam rumah.. kalau alas kaki yg dipakai diluar rumah trus dibawa kedalam rumah resikonya adalah kalau alas kaki tsb terkena najis, maka bagaimana dengan rumah tsb…

        • ahmad

          apakah kau tahu apa yang telah kau injak dengan sendal atau sepatu itu di luar rumah mu..???

          dlm islam syarat sah beribadah adalah tempat nya harus suci,,,apakah dengan beribadah di rumah yang telah di injakan dengan sepatu dan sandal kau yakin tempat itu bersih dari kotoran???

          karena islam itu menjaga..

    • Yanuar Putra

      Masjid tempat suci pak,, Semua jamaah duduk diatas lantai, normalnya orang sholat gak pake duduk di bangku,, sujud saat sholat gak diatas meja tapi dilantai,,,

      Bayangin aja 1 orang abis injak (maaf) kotoran trus masuk masjid pake sandal,,
      Udah baunya kemana2 najisnya pun kebagi2,,

      • nandoz

        kalo pake sandal baru tetep gak boleh ya pak??

        • indarsyahn

          boleh aja masuk, masukin ke kantong plastik biar gak kawatir hilang.

      • ooo tuhannya lebih memperhatikan kotor fisik yah, beda yah sama Tuhan yg lain, kotor fisik bukan lah suatu penghalang unhtuk hadir ke hadirat tuhan karena saat kita berdoa n menyembah tuhan hati lah yg perlu suci sehingga layak masuk kehadirat tuhan.makanya kl mau berdoa harus minta kelayakan n minta pengampunan dosa terlebih dahulu sehingga kotaran berupa dosa yg dilakukan sehari itu bukan berupa halangan menghadap tuhan ))))

        • Linoharsih Khaerunnisa

          itulah indahnya Islam punya konsep kebersihan yang holistik, memperhatikan yg fisik dan non fisik. minta pengampunan dosa ya pd saat menghadap Tuhan

        • Jauhar Maknun

          ada guru saya waktu SMA dlu, beliau seorang pemeluk agama hindu, beliau berkata pada saya dan teman saya “ISLAM ITU SANGAT INDAH, BUKAN HATI DAN PIKIRAN SAJA HARUS SUCI DAN BERSIH. MELAINKAN PAKAIAN, TEMPAT, DAN LAIN SEBAGAINYA JUGA”…

          lalu saya bertanya pada guru saya tersebut, ” kenapa bapak tidak masuk ISLAm .?” ….
          beliau terdiam… lalu memberi satu pribahasa “KEBERSIHAN ITU SEBAGIAN DARI IMAN” …
          wajar jikalau kamu semua begitu bersinar ….

        • Glosshy Gross

          hati yang suci diawali dengan fisik yang bersih,,,, menghadap yang Maha Kuasa tidak bisa disamakan menghadap manusia atau patung,,,,, sebetulnya didalam Islam itu kita bebas berdo’a kapan saja dan dimana saja tidak dilarang,,,, Namun sebagai makhluk yang ber-akal alangkah baiknya kita bisa berETIKA menghadap-NYA dengan cara berSUCI sehingga terlihat jelas perbedaan bahwa kita itu adalah Manusia dan bukan Hewan/Binatang….

          #Sayabarusadaradaagamalainyangjoroksekali…

        • cepot

          gimana klo yang punya sandal abis dari kandang ayam yang terjangkit flu burung misalnya nech, apa itu tidak membayakan kesehatan dan bisa menyebabkan kematian
          jemaat yang lain?. mungkin anda bisa berfikir

        • Faisal Abdullah

          Anda boleh menghadap Tuhan anda meskipun tidak cebok asalkan hati bersih?

          • tindra

            bang ada perumpamaan lain ga selain cebok

          • islam itu indah,,indah itu ya ada nya di islam… Allah suka keindahan…

        • Dave Mustaine

          Kebersihan adalah bagian dari Iman. Kalo ada orang mengaku muslim tp gak menjaga kebersihan, seperti najis, kotoran dsb, berarti dia belum begitu sadar bagaimana Islam menuntun dirinya agar hidup lebih baik, teratur. Kebersihan itu seharusnya gak perlu diperdebatkan, ini hal yg logis dan sangat positif. Apalagi mengenai ibadah (sholat) dalam Islam, bukan menuruti asumsi manusia, tapi ada tatacara dan hukum yang harus dijalankan. Semua itu, agar manusia dalam melakukan ibadah, tidak dgn caranya sendiri. Manusia diberi akal untuk membedakan mana yg baik dan buruk, bukan untuk mendebat yang baik-baik. Tatacara yg ada di keyakinan anda, silakan anda jalankan. Tapi jangan pernah terpikir bisa merubah cara kami sebagai Muslim. Aqidah Islam terlalu cerdas untuk bisa dirusak oleh siapapun.

        • ahmad

          krn TUHAN ane ma ente beda…TUHAN ana lebih tahu mana yang bersih mana yang kotor…

          logika nya…ente punya 2 permen ente kasih ma anak kecil…
          nah dua_dua nya ente lempar ke tanah tapi yang satu ente buka bungkus nya yang satu lg jangan..
          kira2 yang anak itu ambil yang mana???

          anak kecil aja bisa mikir mana yang baek buat dirinya mana yg ngga..

          masa kita orang dewasa ga pernah bisa mikir…

    • Diamond

      iya….masuk masjid harus lepas alas kaki karena masjid merupakan tempat ibadah…sebelum ibadah atau shalat pun berwudhu (bersuci) terlebih dahulu….

    • sebenarnya itu lebih kepada etika saja daripada aturan islam sendiri. tepat seperti yang dikatakan pak yanuar. di zaman nabi sendiri masjidnya berlantaikan pasir sehingga masuk masjid mengenakan khuf (sepatu) adalah hal yang wajar.

    • jgnkan masuk masjid,yg memang tujuannya ke tempat ibadahnyanya umat islam ya pasti sepatu atau sandal harus dilepas.memangnya anda bukan orang muslim,gx usah masuk islam.tp sepertinya anda perlu tahu,makanya tanya sama ahlinya.

    • andi

      iya wajib

    • buyaical

      yang nanya ini orang pinter…pernah mondok ya mas hahaha

    • Iya dong… itukan rumah Allah

    • sang pencerah

      ya wajib banget mas bro,untuk menjaga kesucian tempat ibadah dari segala kekotoran dan najis yang mungkin menempel di alas kaki tersebut.

  • subhanallah…

  • izmira

    share aja ustadz nomor rekeningnya insyallah kami akan bantu walaupun tidak banyak

  • yusuf said

    sdh seharusx msuk masjid buka sepatu, krn masjid tempat suci jg rumah Allah

  • Abdul Rachman Samosir

    Saya mau bantu 1/2 juta rupiah, kemana dikirim. Tolong no rek yg tepat atas nama lembaga yg diakui pemerintah. Sekalian nomor HP Ustadz Jamaludin. Jzkmlh

  • Subahanallah…. akhirnya bertambah lagi calon penghuni Syurganya ALLAH, Aamin…

  • Taufiq

    Semoga khusnul Khotimah ya nantinya :)
    Semoga nantinya meninggal dalam keadaan beragama Islam. Aamiin (:

  • Din Husein

    subhanallah. amin.

  • byeth

    Yang udah gila nya itu. Masakan karna tampilan lahiriah saja bisa pindah agama. ckckckck

    • tindra

      gak sampek gila kali mas ,LAHIRIA? baru tuh mas

  • byeth

    Ada yg bilang bahwa masjid tempat suci. walah-walah

  • suyatman

    ustadz…… nomor rek… insya Allah aku bantu walau nilainya tdk seberapa…

  • Irfan Efendi

    ya sudahlah..klu mereka2 yang commentnya negatif itu sudah sewajarnya, mereka belum tahu arti islam itu sesungguhnya, diberi peringatan atau tidak mereka2 ini gak akan beriman kepada islam, kecuali Allah memberikan hidayah.

  • Abu_Hilal

    Kalian ini sesama Islam kok gontok2an..?? Pelajari saja Islam secara Kaffah, temukan jawaban dari permasalahan kalian, itu akan lebih berguna bagi kalian dan orang yg baca koment kalian, kalau kalian terus begini lalu bagaimana kalian mau menjadi “Rahmatan Lil Alamin..??”

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir