21:32 - Kamis, 02 Oktober 2014

Bahas Kekisruhan Ujian Nasional, DPR Panggil Muh. Nuh Jumat

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 23/04/13 | 19:11 | 13 Jumada al-Thanni 1434 H

Mendikbud, Muhammad Nuh (inet)

Mendikbud, Muhammad Nuh (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Komisi X DPR-RI yang membidangi sektor pendidikan memanggil Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh untuk membahas tentang kekisruhan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMP pada Jumat (26/4).

“Komisi X DPR memanggil Mendiknas untuk membahas terkait pelaksanaan UN SMA dan SMP, rencananya Jumat (26/4), pasalnya saat ini masih dalam masa reses,” kata Wakil Ketua Komii X DPR Utut Adianto saat melakukan pemantauan UN tingkat SMP di Kota Bandung, Selasa.

Ia menyebutkan, pemanggilan itu terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional yang bermasalah. Selain melakukan evaluasi DPR juga akan mendengarkan pemaparan terkait proses persiapan UN 2013.

“Kita akan bahas nanti, akan ada evaluasi seluruhnya. Nanti hasil evaluasi seperti apa kita lihat, apa Ujian Nasional akan dilanjutkan atau tidak,” kata Utut.

Namun ia membantah bila pertemuan itu untuk mendesak penghapusan UN, melainkan untuk mendengarkan paparan dari Mendiknas terkait proses persiapan dan pelaksanaan UN tahun ini yang tidak digelar serempak akibat adanya keterlambatan distribusi soal ujian.

“Belum pada penghapusan UN, berhenti atau tidak. Kami tidak mau bikin wacana lebih kacau. Kita dorong agar tetap kondusif,” katanya.

Menurut dia, dari pengalaman yang terjadi tahun ini, diharapkan menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk mendapatkan formula yang lebih bagus dari pelaksanaan ujian akhir tersebut.

“Dengan kejadian UN tahun ini jelas sangat mengecewakan, diharapkan ada formula yang lebih bagus untuk ke depannya,” kata Utut yang mantan atlet catur nasional itu.

Anggota Komisi DPR itu beserta rombongan melakukan peninjauan pelaksanan UN tingkat SMP di SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 3 Kota Bandung. Tim melakukan pemantauan dari luar ruangan ujian.

Sementara itu pelaksanaan UN tingkat SMP di Kota Bandung berlangsung lebih baik dibandingkan pelaksanaan UN tingkat SMA yang berlangsung pekan lalu. Seluruh SMP di Bandung Raya mengikuti UN, meski di beberapa lokasi ada yang kekurangan soal ujian namun bisa diatasi dengan memfoto copy soal itu.

Seperti di SMP Negeri 10 Kota Bandung, ada kekurangan dua amplop soal sehingga pelaksanaan UN hari kedua untuk mata pelajaran Bahasa Inggris sempat tertunda 30 menit, namun akhirnya bisa digelar setelah difoto copy.

“Kendala kekurangan soal sempat terjadi, namun bisa segera diatasi meski pelaksanaannya harus tertunda sekitar 30 menit,” kata Wakil Sub Rayon Bandung Tengah Dedi Kusnadi. (ant)

Redaktur: Samin Barkah, Lc

Topik:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (2 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
56 queries in 1,283 seconds.