Home / Berita / Nasional / Soal Sinetron Haji, KPI Panggil Televisi Swasta Pekan Depan

Soal Sinetron Haji, KPI Panggil Televisi Swasta Pekan Depan

ndakwatuna.com – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) langsung bereaksi terhadap laporan organisasi Masyarakat Televisi Sehat Indonesia yang melaporkan empat sinetron yang dianggap sengaja merendahkan simbol agama Islam.

Anggota KPI Pusat bidang isi Siaran, Nina Mutmainnah Armando mengatakan, saat ini KPI sedang mempersiapkan pemanggilan stasiun televisi swasta nasional terkait.

Pemanggilan itu, kata dia, dalam rangka meminta keterangan perihal alasan dan latar belakang penayangan sinetron yang dianggap bermasalah tadi.

“Sesuai rencana, Senin 22 April ini stasiun TV swasta akan dipanggil ke KPI,” katanya, Kamis (18/4).

Sebelumnya, pembina Masyarakat TV Sehat, Fahira Idris, melaporkan sejumlah serial sinetron yang dianggap telah merendahkan citra Islam. Diantaranya adalah sinetron Haji Medit (SCTV), Islam KTP (RCTI), Tukang Bubur Naik Haji (RCTI), dan Ustad Foto Kopi (SCTV).

“Tayangan-tayangan sinetron ini sangat merendahkan simbol umat Islam dengan menempatkan Islam sebagai ‘tersangka’ kejelekan,” kata Fahira saat dijumpai wartawan, Rabu (17/4).

Kecaman juga datang dari dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).IPHI dengan keras meminta sinetron penghinaan kepada status Haji tersebut segera dihentikan.

Ketua IPHI, Kurdi Mustofa, mengatakan, status haji dalam Islam merupakan puncak pelaksanaan ibadah yang mulia dari rukun Islam yang kelima.

Status haji ini, kata dia, bukan hanya sebatas status di masyarakat semata. Tetapi bagaimana memposisikan diri menjadi insan yang lebih bertakwa kepada Allah SWT, dengan status tersebut.

“Kita minta hentikan tayangannya. Karena para pembuat sinetron harus memahami status ini, dan tidak hanya melihat kasuistik di masyarakat semata,” ujar Kurdi. (aa/hz/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

KPI: Sinetron dan Infotainment Harus Dibenahi