03:30 - Kamis, 24 April 2014

Fahri Hamzah Membacakan Deklarasi Partai Keadilan

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatun - 19/04/13 | 22:02 | 09 Jumada al-Thanni 1434 H

Fahri Hamzah, aktivis mahasiswa saat Reformasi Mei 1998 yang sekarang menjadi anggota DPR-RI membacakan Piagam Deklarasi pendirian Partai Keadilan sebagai lintas sejarah PKS, dalam rangkaian penutupan Rapimnas dan Milad PKS yang ke-15 di PRPP Semarang, Jum’at (19/4/2013). (Courtesy: MetroTVNews.com)

Fahri Hamzah, aktivis mahasiswa saat Reformasi Mei 1998 yang sekarang menjadi anggota DPR-RI membacakan Piagam Deklarasi pendirian Partai Keadilan sebagai lintas sejarah PKS, dalam rangkaian penutupan Rapimnas dan Milad PKS yang ke-15 di PRPP Semarang, Jum’at (19/4/2013). (Courtesy: MetroTVNews.com)

dakwatuna.com - Dalam rangkaian penutupan Rapimnas dan Milad PKS yang ke-15 di PRPP Semarang, tanggal 19 April 2013, Fahri Hamzah, aktivis mahasiswa saat Reformasi Mei 1998 yang sekarang menjadi anggota DPR-RI, dipersilakan untuk membacakan Piagam Deklarasi pendirian Partai Keadilan sebagai lintas sejarah PKS. Lintas sejarah bagi PKS yang dulu adalah PK. Dalam pidatonya, Presiden PKS, Muh. Anis Matta telah menegaskan bahwa tahun 2013 sebagai Tahun Kebangkitan Indonesia.

Adapun isi dari deklarasi pendirian Partai Keadilan adalah sebagai berikut:

Piagam Deklarasi Partai Keadilan

Bahwa sesungguhnya Bangsa Indonesia telah melintasi gelombang pasang naik dan pasang surut, menghela beban berat penjajahan, penindasan dan pengkhianatan.

Tahap demi tahap perjuangan panjang mengantarkan bangsa ini ke gerbang kemerdekaan dan kedaulatan yang pada mulanya dicitakan untuk mewujudkan negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sesuai dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Namun selama lima dekade berikutnya, garis sejarah itu mengalami berbagai penyimpangan, sehingga cita-cita besar bangsa menjadi kabur.

Kejatuhan rezim Orde Lama, diikuti dengan keruntuhan rezim Orde Baru merupakan tragedi yang seharusnya menyadarkan kembali bangsa ini akan cita-cita luhurnya semula. Seluruh kekuatan bangsa wajib bergandeng tangan dengan landasan persaudaraan, keadilan dan berpacu dalam kebaikan seraya meninggalkan kezhaliman dan pertikaian antar kelompok.

Gerakan mahasiswa yang disokong penuh rakyat Indonesia telah mengobarkan Reformasi Mei 1998 sebagai peretas jalan bagi terbentuknya orde reformasi. Orde yang diikat dengan nilai-nilai fithri kemanusiaan berupa keimanan, moralitas, kemerdekaan, persamaan, kedamaian dan keadilan.

Berkat rahmat Allah SWT, kemudian dipicu semangat reformasi, tercetuslah momentum untuk membangun kembali negeri yang besar ini dengan cara pandang yang benar dan meninggalkan segala bentuk kesalahan generasi terdahulu.

Mari bersatu dalam kebenaran untuk mengisi lembaran sejarah baru agar bangsa Indonesia senantiasa berdiri tegak dan berperan serta dalam mewujudkan masyarakat internasional yang berperadaban.

Kejayaan atau kehancuran suatu negeri merupakan buah dari kepatuhan atau keingkaran penduduknya terhadap nilai-nilai religius dan universal, terutama keadilan.

Pada titik ini, fitrah insani bertemu dengan tuntutan reformasi dan peluang demokratisasi. Maka perjuangan menegakkan keadilan pun menjadi keharusan sebagai manifestasi misi utama Islam untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Demi mewujudkan cita-cita sejati Proklamasi mengisi kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan dan persatuan serta berbekal semangat reformasi dan dukungan umat dari berbagai daerah, kami selaku anak bangsa dengan ini mendeklarasikan berdirinya Partai Keadilan.

Semoga Allah Yang Maha Kuasa membimbing dan memberi kekuatan untuk menegakkan keadilan, mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh bangsa Indonesia.

“…berbuat adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa…” (Al-Maidah: 8)

 

Dinyatakan di Jakarta

 

Ahad, 15 Rabiuts Tsani 1419/9 Agustus 1998

Redaktur: Hendra

Topik: ,

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Totok Nur Arifianto

    jangan ada lg org seperti Fachri Hamzah di PKS …

    • zain

      Setuju itu

Iklan negatif? Laporkan!
63 queries in 0,948 seconds.