Home / Berita / Internasional / Amerika / Dituduh Teroris Boston, Muslimah Berjilbab Ini Diserang

Dituduh Teroris Boston, Muslimah Berjilbab Ini Diserang

Heba Abolaba bersama suami dan anaknya
Heba Abolaba bersama suami dan anaknya

dakwatuna.com – Massachuset.  Seorang perempuan muslim berkebangsaan Palestina mengaku diserang dan dihina saat berjalan bersama dengan bayi perempuannya, Rabu (18/4) pagi waktu setempat.

Warga Malden, Massachuset, Amerika Serikat, Heba Abolaban mengatakan, dia bersama temannya yang juga mengenakan jilbab, berjalan bersama dengan anaknya di jalan umum. Kemudian, seorang pria memukul bahu kirinya dan mulai meneriakkan kata-kata kasar.

“Dia berteriak, “F*** You muslim! Kau teroris! Aku benci kamu! Kau terlibat di dalam ledakan Boston!F*** you!””Ya Allah, saya sangat terkejut,”ujar Abolaban seperti dikutip patch.com. Orang tersebut adalah pria kulit putih dengan kacamata hitam. Dia tetap berteriak sementara Abolaban menghindar.

“Saya tidak berkata apapun kepadanya, bahkan sekadar untuk berkata kami bukan teroris. Dia sangat agresif,”ujarnya.Setelah dua menit, Abolaban mengungkapkan, pria itu mengayun langkah cepatnya ke Menara Pusat Malden. Terguncang, dia pun menghubungi suaminya dan menelepon 911.

“Polisi datang, mereka sangat baik dan menolong,”ujarnya. Meski demikian, tidak ada tersangka yang ditangkap atas inisiden tersebut. (asi/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • lol.

  • MR yahudi..!!!bkn muslim yg meledakan bom di boston,tp kaum mu lah meledakan bom itu.

  • yang buat skenario pemboman ini nampaknya tidak belajar dari tragedi WTC.Lupa bahwa salah satu dampak terpenting peristiwa itu ialah–>JUMLAH ORANG YANG BERSYAHADAT MAKIN BANYAK BUKAN SEBALIKNYA

  • Inilah awal dari Kebangkitan kita Sohib….. Perjuangan Makin Dekat…. senantiasa kita Tdk terprovokasi

Lihat Juga

DDII Kecam Pelarangan Jilbab oleh Perdana Menteri Perancis