Home / Pemuda / Essay / Jangan Biarkan Usahamu Bernilai Nol Besar!!

Jangan Biarkan Usahamu Bernilai Nol Besar!!

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Mungkin kita pernah belajar matematika di saat sekolah di SD dahulu, coba diingat, pasti bukan menjadi rahasia umum lagi ada sebuah “teorema”. hehe. Bunyinya seperti ini, “Barangsiapa suatu bilangan, kecil atau besar sekalipun jika bilangan tersebut dikalikan dengan nol maka hasilnya akan bernilai nol”

Gak usah dicari alasannya, ini sudah menjadi suatu teori yang memang kita harus menerima… haha.

Nah, coba kita tarik suatu teorema itu dalam kehidupan kita, Allah juga memberikan sebuah formulasi kehidupan yang gak jauh beda dengan teorema matematika itu. Barang siapa beraktivitas jika diniatkan untuk kebaikan dan karena Allah maka aktivitas itu akan bernilai sebuah Ibadah, cukup mudah bukan? Yup, itulah kemurahan Allah. Namun Jika aktivitas kita bukan diniatkan karena Allah ya cuma dapat apa yang kita dapatkan saat saja. So? Mari kita perbaiki niat kita dalam setiap tindakan kita, Bismillah, kita niatkan karena Allah, Insya Allah selain dapat apa yang kita dapatkan saat itu, kita peroleh juga ridha dan pahala dari Allah SWT. Karena apa yang akan kita dapatkan juga tergantung dengan apa yang kita niatkan, seperti dalam hadits berikut:

“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Phisca Aditya Rosyady
Mahasiswa Master di Departement Computer Science and Engineering di Seoul National University of Science And Technology, Korea. Lahir di Yogyakarta, 31 Agustus 1991. Anak kedua dari tiga bersaudara. Mempunyai hobi di dunia jurnalistik, elektronika dan instrumentasi. Beberapa kali menjuari lomba blog dan karya tulis. Pernah menulis buku "Kami di antara Mereka", Buku " Inspirasi Gadjah Mada untuk Indonesia dan semasa SMA pernah menulis Buku "1000 Anak Bangsa Bercerita Tentang Perbedaan bersama para alumni Program Pertukaran Pelajar Jogja lainnya. Mahasiswa yang juga pernah menjadi santri PPSDMS Nurul Fikri ini aktif di beberapa organisasi seperti di HMEI, IMM Al Khawarizmi UGM, IPM Imogiri, dan BPPM Balairung. Juga menggeluti riset tentang UAV di Tim Quadcopter Elins. Tahun 2011 bersama empat temannya, berhasil membuat System Body Ideal Analyzer melalui PKM-T yang berhasil didanai Dikti. Phisca pernah menjadi Mahasiswa Berprestasi FMIPA dan juga mendapatkan Anugerah Insan Berprestasi dalam rangka Dies ke-63 UGM dan Dies ke-64 UGM. Sebelum Ia melanjutkan kuliah S-2 nya, Phisca 8 bulan bekerja di salah satu anak perusahaan Astra International di bidang IT consultant sebagai programmer.

Lihat Juga

Ilustrasi. (halidayanti.blogspot.com)

Berilmu Hanya Usaha Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT