Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Menuju Riau Islami, 1 Rumah 1 Penghafal Al-Quran

Menuju Riau Islami, 1 Rumah 1 Penghafal Al-Quran

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Ilustrasi. (kaskus.us)
Ilustrasi. (kaskus.us)

dakwatuna.com – Tradisi menghafal Al-Quran merupakan bagian intern dalam diri umat Islam. Sejak zaman Nabi Muhammad saw, hingga masa sekarang, lahir para penghafal Al-Quran yang sering di sebut al-huffazh (jamak dari al-hafizh).

Menghafal Al-Quran merupakan cita-cita dan obsesi banyak orang. Begitu luar biasanya cita-cita ini, sehingga ini menjadi cita-cita yang berbuah kenikmatan. Para pecinta al-Quran yang menjadikan Al-Quran sebagai kekasihnya di kala gundah dan bahagia.

Kita semakin takjub karena fakta berbicara, dengan keragaman tingkat usia, suku dan bangsa kaum muslimin mampu menghafal Al-Quran, bahkan yang tunanetra juga mampu menghafalnya. Begitu mudahnya Al-Quran untuk di hafal, anak-anak kecil di bawah sepuluh tahun-bahkan ada yang berusia kurang dari tujuh tahun mampu menghafal Al-Quran-dengan baik.

Riau merupakan provinsi di Sumatra bagian tengah, yang terletak sangat strategis dan akan menjadi pusat Industri/perekonomian di Asia Tenggara. Rencana Riau akan menjadikan pusat penghafal Al-Quran. (Aamiin)

Hal tersebut bisa kita buktikan bahwa banyak yang berlomba-lomba mengadakan lembaga tahfizh. Salah satunya organisasi Madiinatul Qur’an Riau.

Organisasi ini cukup langka. Karena, organisasi ini tak akan pernah di temui di belahan dunia manapun. Organisasi yang di sana berkumpul mujahid/mujahidah muda, yang semangat masih sangat menggebu-gebu. Pengurusnya masih sangat muda dan rata-rata belum menikah… bisa di bayangkan, se-muda apakah usia mereka?

Madiinatul Quran Riau

Singkatannya Mad-Q. Lembaga ini didirikan pada tanggal 11 September 2011, dan kini dipimpin oleh direktur yaitu Ust. Zulfan Efendi, S.H.I.

Program-programnya sangat luar biasa, di antaranya:

  • Lembaga Private tahfizh
  • Lembaga Imam se- Riau
  • Halaqah Tahsin dan Tahfizh pekanan
  • Lembaga Guru Al-Quran Se-riau.
  • Ma’had Tahfizh Akhwat (mahad Fatimah Az-Zahra)
  • Pesantren Madiinatul Quran
  • Baitul Quran
  • Sekolah Al-Quran (mulai dari Baby school, PAUD< TK, SD Al-Quran, SMP Al-Quran, SMA Al-Quran dan Universitas yang berbasis Al-Quran) :) subhanallah
  • Majelis Al-Quran

Begitu banyak program-program yang masih terkendala dana.  Namun, Pengurus Madiinatul Quran tidak mengenal kata putus asa. Bahkan Direkturnya, ust Zulfan, selalu menyemangati rekan-rekannya dalam memperjuangkan program mad-q. Di antara program yang telah berjalan, yaitu halaqah tahfizh pekanan (masing-masing santri menyetor hafalannya sekali seminggu), ma’had Fatimah az-zahra (santri tinggal di ma’had dan menyetorkan hafalannya setiap hari), majelis Al-Quran (diadakan pekan ke-3, setiap bulannya).

Alhamdulillah, atas Izin Allah, Majelis Al-Quran ke-2 sudah di laksanakan pada ahad 24 Maret 2013 di Masjid Al-Ikram Jl. Pemda (Cemara Gading) Pekanbaru.

Majelis Qur’an ini merupakan salah satu jalan untuk membumikan Al Qur’an di Riau. Berbeda dengan Majelis Qur’an sebelumnya, acara kali ini sekaligus launching Ma’had Tahfizh Akhwat “Fathimah Az-Zahra” yang berada di bawah naungan lembaga Madiinatul Quran Riau.

Acara diawali dengan pemaparan materi oleh dr. Teddy Ardan, Sp.A tentang Al Qur’an dan Kesehatan, yang dilanjutkan dengan kata sambutan dari direktur lembaga Madiinatul Al Qur’an. Selanjutnya, Tahsin Jama’i dan Tasmi’ oleh Ust. Yana Luqmanul Hakim, Lc Al-Hafizh. Beliau merupakan direktur Mahad Maqdis ‘Ibadurrahman, Duri. Berikutnya, acara dilanjutkan dengan Tausyiah tentang Bagaimana Rasulullah mengajarkan Al Qur’an kepada Sahabat, yang disampaikan oleh Ust. DR. KH. Dasman Yahya Ma’ali, Lc. MA. Beliau adalah Syaikh Ma’had Al-Jami’ah UIN SUSKA Riau.

Cita-cita Madiinatul Quran Riau adalah menjadikan Riau sebagai pusat peradaban Islam di Asia tenggara.

Melahirkan hafiz/hafizah Quran. Aamiin.

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Hafizhah Dzikra
Melanjutkan pendidikannya di Universitas Islam negeri Sutan Syarif Kasim Riau. Pendidikan bahasa Inggris (2011) yang lahir di Pariaman tahun 1991, hobi membaca, design grafis, menulis, merakit komputer dan merancang website. Sebagai seorang mahasiswa yang mencoba untuk senantiasa bisa memperbaiki diri dengan terjun dalam dunia dakwah. Mencoba aktif di berbagai organisasi. Seperti KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) komisariat Raliji-Suska (di bawah naungan UIN Suska Riau), FLP Pekanbaru (Forum Lingkar Pena), serta sedang giatnya ikut aktiv gerakan menghafal Alquran di Madinatul Quran. Dengan motto Lakukan sesuka hatimu yang penting halal dan di ridhoi Allah SWT.

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini

Organization