Home / Berita / Daerah / Aksi “Tertangkap Basah” Kader-Kader PKS Dapil 5 Bojonegoro

Aksi “Tertangkap Basah” Kader-Kader PKS Dapil 5 Bojonegoro

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.comEskalasi banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo semakin meluas. Kurang lebih sudah 14 kecamatan dari 28 kecamatan di Bojonegoro tergenang banjir. Air kiriman dari hulu sungai dan anak Sungai Bengawan Solo menjadi pemicu utama peningkatan banjir. Data di papan duga Sungai Bengawan Solo menunjukkan angka 15,54 phielschaal pada pukul 08.00 WIB Senin (8/4/2013) kemarin. Angka itu meningkat dibanding dua jam sebelumnya, hanya 15,51 phielschaal.

Banjir bagi wilayah Bojonegoro memang menjadi pemandangan hampir tiap tahunnya. Dan tiap banjir pula para kader PKS selalu siap siaga untuk membantu meringankan para korban banjir. Pada banjir di bulan April ini kader-kader PKS DAPIL 5 Bojonegoro melakukan aksi langsung ke daerah-daerah yang tergenang banjir, seperti yang terjadi pada hari Selasa ini (9/4/2013).

Para kader PKS DAPIL 5 membagikan ratusan nasi bungkus dan air mineral langsung kepada korban banjir. Yang membuat istimewa adalah ketika baru 5 menit aksi tiba-tiba hujan mengguyur dengan lebat. Tak ayal para kaderpun dengan sigap tetap membagikan bantuan meski harus “tertangkap basah”.  Aksi bantuan banjir kali ini dilakukan oleh kader-kader PKS DAPIL 5 Bojonegoro di desa Leran kecamatan Kalitidu pada hari Selasa (9/4/2013) sore hari. Selain memberikan bantuan kader-kader juga membagikan beberapa alat peraga bakal calon anggota dewan yaitu ustadz Ali Mahmudi. (ist/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 8,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

@Nana Sudiana / PKPU

Garut, You’ll Never Walk Alone