Home / Berita / Nasional / PKS Larang Anggotanya Plesiran ke Luar Negeri

PKS Larang Anggotanya Plesiran ke Luar Negeri

Hidayat Nurwahid
Hidayat Nurwahid

dakwatuna.com Jakarta. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara tegas menolak kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri guna membahas beberapa rancangan undang-undang (RUU) yang sedang digodok di Komisi DPR.

Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, partainya tidak akan mengizinkan anggotanya untuk plesiran ke luar negeri. Sebab, PKS mengaku akan lebih fokus bekerja untuk rakyat.

“Kami secara prinsip, PKS 2013 ini tidak mengizinkan kunker ke luar negeri. Kami akan lebih fokus bekerja untuk rakyat,” kata Hidayat di Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Menurut dia, pihaknya akan mengkaji RUU yang sedang di bahas di beberapa komisi dari data-data yang diperoleh. Menurutnya, hal itu akan lebih mengurangi dana dan lebih maksimal.
“Kami akan meminta perwakilan kami di luar negeri. Sehingga kami akan mengkajinya disini,” ujarnya.

Dia menegaskan, seluruh fraksi DPR yang hendak plesiran ke luar negeri dapat membuahkan hasil. Sehingga dapat dipertanggungjawaban kepada publik. “Kami mengingatkan yang berangkat secara profesional dan bertanggungjawab kepada publik,” tegasnya.

Komisi III DPR yang membidangi hukum akan melakukan plesiran ke Eropa untuk studi banding RUU KUHP dan KUHAP yang di dalamnya terdapat pasal santet. Sementara, Komisi I DPR yang membidangi pertahanan akan melakukan kunker ke Ukraina dan Turki mulai 13-19 April 2013.

Kunjungan kerja itu berkaitan dengan fungsi pengawasan Komisi I DPR RI. Berikut jadwal kunjungan kerja ke Ukraina dan Turki yang diterima dari Sekretariat Komisi I DPR RI.

13 April 2013, Pukul 17.50 WIB take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Istambul, Turki.

14 April 2014 Pukul 07.55 waktu Istambul take off dari Istambul menuju Kiev, Ukraina dan tiba di Kiev, Ukraina pukul 09.55 waktu Ukraina.

15 April 2013 Pukul 09.30 Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Duta Besar RI untuk Republik Ukraina dilanjutkan dengan pertemuan dengan Parlemen Ukraina.

16 April 2013 – Kunjungan Komisi I DPR RI ke Industri Pertahanan Ukraina dengan agenda mendengarkan penjelasan pimpinan perusahaan Industri Pertahanan Ukraina yang dilanjutkan dengan tanya jawab.

17 April 2013 Kembali ke Istambul dan RDP dengan Konjen RI.

18 April 2013 Kunjungan Komisi I DPR RI ke objek-objek yang berkaitan dengan ruang lingkup Komisi I DPR RI

19 April 2013 Kembali ke tanah air pukul 00.40 waktu Istambul. (ms/ind)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 6,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal. (pks.id)

PKS Larang Anggotanya Gunakan Atribut Partai

Organization