19:20 - Selasa, 23 September 2014

Gebrakan Jokowi Tanpa Perhitungan Matang

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 31/03/13 | 14:54 | 20 Jumada al-Ula 1434 H

jokowidakwatuna.com – Jakarta.   167 hari sudah Joko Widodo memimpin Ibu Kota Jakarta. Meski terkenal dengan ide-ide perbaikan Jakarta, gebrakan mantan Wali Kota Solo itu masih dinilai tanpa perhitungan matang.

“Banyak dari gebrakan baru itu tanpa perhitungan matang seperti Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat yang tidak memperhitungkan beban pelayanan yang harus dihadapi oleh petugas,” kata peneliti senior The Jakarta Institute, Ubaidillah saat dihubungi, Sabtu (30/3/2013) malam.

Bukan hanya KJS dan KJP, Ubaidillah menyebut konsep dari gagasan rumah susun dan kampung deret juga belum matang. “Sebaiknya untuk program-program tersebut, Jokowi bikin satu model dulu, kemudian dievaluasi daripada berwacana banyak dan memberi harapan, namun kemudian tidak dijalankan,” sambungnya.

Menurutnya banyak wacana yang dilontarkan Jokowi maupun wakilnya Basuki Tjahaja Purnama yang belum ditindaklanjuti seperti MRT maupun peremajaan angkutan umum.

“Namun belum ada tindak lanjut yang signifikan dalam implementasinya dan banyak tarik ulur,” sebutnya.

Semestinya, Jokowi juga fokus mengerjakan program yang memiliki beban anggaran tidak terlalu besar dan dapat dikerjakan dalam waktu singkat. “Segera dijalankan misalnnya dalam skala terbatas dulu, kemudian dilakukan evaluasi,” kata Ubaidillah. “Yang penting harus berani mengakui kalau ternyata dari hasil evaluasi ada yang kurang,” tambahnya.

Bagi Ubaidillah, ada tiga sebutan untuk menilai kinerja kepemimpinan Jokowi. “Panik, implementasi sesaat dan tarik ulur program,” ujarnya. (frd/dtk)

Redaktur: Saiful Bahri

Topik:

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (7 orang menilai, rata-rata: 6,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/hadi.p.cirebon Hadi Putra Cirebon

    Apa pemimpin2 sebelumnya lebih baik dari yang beliau lakukan sekarang? yang sudah di lakukan pak jokowi untuk kemajuan jakarta sudah cukup baik qo, kalo cuma ngeliat dari segi kekurangannya saja kapan kita dapat ikut berpartisipasi.. dengan adanya kelemahan dari kebijakan2 yang di bangun seharusnya muncul ide2 lain yang dapat medukung kebijakan pak jokowi, toh buat apa ada antek2nya kalo bisanya cuma tidur saat rapat.

  • http://www.facebook.com/rendy.k.saputra Rendy Kurniawan Saputra

    hahhaha, kritik doang,,,, tindakan tanpa pemikiran yang matang,,saya rasa anda tidak sepenuhnya untuk mengatakan hal itu,, kan yang menilai dan melakukan perhitungan merupakan orang2 yang ahli dibidang nya masing2, baik dalam hal teknis arsitektur, perhitungan bangunan, topologi, sanitasi keuangan semua nya ada di dalam unsur pemerintah,, ! jika anda mengkritik ide jokowi yang tanpa perhitungan lalu bagaimana perasaan orang2 yang telak mencurahkan ide serta kemampuan nya untuk melakukan hal tersebut,, ! belajar lah untuk menghargai, dan usahakan jangan mengkritik namun berikan pujian dengan beberapa solusi,,,

  • http://www.facebook.com/mroni.yunipiyanto M Roni Yunipiyanto

    Seorang pemimpin yang cerdas…..menerima kritikan dan saran….

  • http://www.facebook.com/kaffatufiddin Kaffa Kaffatufiddin

    Setiap media pasti punya kepentingan sendiri , tergantung sudut pandang kita juga sih, tetap tak boleh suuzon.. mending kita perbaiki diri , memperbanyak ilmu , dan mendoakan para pemimpin kita.. Kan malah jadi ibadah he 3x…

Iklan negatif? Laporkan!
83 queries in 1,232 seconds.